"Saya berharap nelayan pantura, ikut mewujudkan pemilu yang aman damai dan sejuk. Selain itu kami juga melaksanakan baksos dengan memberikan sembako pada fakir miskin. Hal itu kami lakukan melihat saat ini cuaca di laut sedang tidak bersahabat, sehingga mengurangi hasil tangkapan di laut. Polri dan TNI bersinergi untuk peduli," kata Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P Hutagalung saat cangkruk kamtibmas bareng nelayan Pantura, di Desa Weru, Kecamatan Paciran, Kamis (27/12/2018).
Kapolres mengingatkan, pada 17 April 2019 mendatang, Indonesia akan menggelar proses pemungutan suara untuk memilih capres, anggota DPD dan anggota DPR, mulai pusat sampai daerah. Pihaknya berharap nelayan menjaga situasi keamanan.
"Kami, TNI-Polri adalah garda utama dan pilar utama untuk menjaga situasi keamanan negara ini," tegasnya di hadapan ratusan nelayan.
Dia mengharapkan perbedaan pada pilihan tidak memunculkan pertikaian, putus silaturahmi dan kericuhan. Justru menjadikan kerukunan.
"Kami dari jajaran Polres Lamongan, mengharapkan setiap permasalahan dan kejadian bisa sesegera mungkin ada penyelesaian yang terbaik. Jaga kerukunan meski ada perbedaan," terang Feby yang meminta agar warga bisa bersama-sama menjaga kerukunan.
Hal senada diungkapkan Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa. Dia mengajak nelayan turut serta menjaga situasi yang aman dan kondusif.
"Lamongan yang sudah dalam situasi wilayah kondusif harus terus dijaga bersama-sama. Kebersamaan semua komponen dalam menjaga situasi yang aman sangat dibutuhkan. Sedangkan perlu terus waspadai apabila ada oknum yang ingin memperkeruh suasana," kata Sukma.
Selain para nelayan, acara ini juga dihadiri Muspika Kecamatan Paciran, tokoh agama dan masyarakat. Acara diakhiri dengan salat dhuhur di masjid desa setempat. (fat/fat)










































