detikNews
Senin 24 Desember 2018, 14:39 WIB

Sempat Tertahan Karena Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Padat

Ardian Fanani - detikNews
Sempat Tertahan Karena Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Padat Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Cuaca buruk terjadi di Banyuwangi. Penyeberangan ASDP Ketapang Banyuwangi sempat dilakukan penundaan Pelayaran selama 15 menit. Meski demikian, arus liburan Natal dan Tahun Baru 2019 masih ramai.

Meski tak terjadi antrean, kendaraan sempat diturunkan dari kapal. Cuaca buruk terjadi lantaran angin kencang yang melanda Selat Bali. Tak hanya itu, ketinggian gelombang juga mencapai 1 meter lebih. Kondisi ini juga diperparah dengan hujan deras disekitar Pelabuhan Ketapang. Penutupan terjadi pada pukul 06.00 Wib hingga 07.15 Wib, Senin (24/12/2018).

"Sempat ada kendaraan yang diturunkan dari kapal. Karena memang cuaca sangat buruk tadi," ujar Hermawan, salah satu penumpang kapal, kepada detikcom.

Meski demikian, tidak terjadi antrean yang signifikan. Kendaraan yang di dominasi roda empat dan bus pariwisata terparkir di areal pelabuhan. Bahkan peningkatan terjadi pada H-1 Natal tahun ini.


Foto: Ardian Fanani


Menurut data produksi PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang, tercatat, jumlah penumpang yang telah menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk mencapai 129.637 orang atau naik 18 persen dari total penumpang 110.097 orang pada periode sama tahun lalu.

Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 8.068 unit atau naik 14 persen dari total kendaraan pada periode sama tahun lalu sebanyak 7.066 unit. Lalu, Roda 4 campuran sebanyak 22.857 unit atau naik 27 persen dari total 18.052 unit pada periode sama tahun lalu.

Bila dibandingkan dengan total jumlah pemudik yang menyeberang pada tahun lalu dengan sekarang sebesar 92% atau 129.637 orang dari total penumpang 141.197 Tahun 2017. Prediksi di Tahun ini akan naik sebesar 1%," ujar Capt. Solikin, GM ASDP Ketapang.

Sementara kendaraan roda dua sebesar 87% (8.068 unit dari total kendaraan roda dua 9.306 unit Tahun 2017. "Kendaraan roda empat campuran meningkat sebesar 101% atau 22.857 unit dari total kendaraan roda empat campuran yakni 22.721 unit Tahun 2017," pungkasnya.



Tonton video 'Tiba di Pandeglang, Menhub Pantau Kawasan Terdampak Tsunami':

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com