Pikir Dulu Sebelum Masuk ke Kediri dengan Knalpot Brong

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Selasa, 18 Des 2018 13:57 WIB
Foto: Andhika Dwi Saputra
Kediri - Lebih dari 70 motor di Kota Kediri yang tidak sesuai spesifikasi dan tak dilengkapi surat diamankan polisi. Tindakan ini merupakan langkah tegas polisi dalam menyikapi aksi kebut-kebutan yang biasa terjadi saat malam ataupun dini hari di jalan jalan protokol Kota Kediri.

Tindakan ini juga dilakukan menjelang natal dan tahun baru. Menjelang malam pergantian baru memang mulai marak motor yang di modifikasi. Kendaraan roda dua yang diamankan polisi sebagian besar memang melanggar ketentuan spesifikasi seperti knalpot brong, ban kecil, tidak dilengkapi STNK, SIM, dan motor modifikasi balap yang tidak sesuai spesifikasi.

Pengendara yang melanggar pun bervariasi, tidak hanya anak di bawah umur atau pelajar, pemuda usia produktif pun banyak yang melakukan pelanggaran.

Kanit Turjawali Polres Kediri Kota Iptu Priyo mengatakan sebenarnya yang dilakukan oleh polisi sudah biasa dilakukan di hari biasa dan bukan hanya menjelang Nataru. Namun akhir-akhir ini aksi kebut-kebutan dan menjurus ke arah balap liar mulai meningkat, sehingga tindakan tegas terpaksa dilakukan.

"Sudah biasa dilakukan giat razia kendaraan bermotor, namun adanya tren aksi kebut kebutan dan menjurus ke balap liar, terpaksa dilakukan tindakan tegas. Mulai dari sepeda motor modifikasi balap dan tidak sesuai spektek, knalpot brong, ban kecil, tidak pakai helm, hingga tidak dilengkapi STNK dan SIM," ujar Priyo kepada detikcom di Mako Lantas Jalan Brawijaya Kota Kediri, Selasa, (18/12/2018).


Foto: Andhika Dwi Saputra


Tindakan tegas yang dimaksud bervariasi, mulai dari sanksi denda tilang ratusan ribu hingga jutaan rupiah, kendaraan roda dua yang tidak sesuai spesifikasi harus dilengkapi sesuai perlengkapannya hingga kendaraan roda dua harus "dikandangkan" ditahan di Mako Lantas Polres Kediri Kota selama 1 bulan atau lebih, sesui dengan pelanggaran.

"Sanksinya macam-macam, mulai dari denda tilang yang nilainya mencapai 1 Juta rupiah lebih, melengkapi perlengkapan motor jika tidak sesuai spektek, hingga motor harus diamankan hingga Januari 2019 mendatang," imbuh Priyo.

Hal ini dibenarkan Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi. Kegiatan Polres Kediri Kota semata-mata dilakukan demi menjaga kenyamanan, ketertiban pengendara di jalan saat berada di Kota Kediri, khususnya memasuki masa liburan Nataru. Sehingga kejadian Laka Lantas dapat dihindari, tidak hanya mengantisipasi balap liar maupun aksi kebut kebutan, seperti Operasi Lilin Semeru yang akan berlangsung.

" Tindakan ini semuanya demi menjaga kondisi lalu lintas, pengendara dan masyrakat nyaman di jalan, utamanya jelang libur Nataru, sehingga angka Laka Lantas dapat dihindari dan dikurangi, sebentar lagi juga ada Operasi Lilin Semeru 2018, semuanya demi kenyamanan warga luar maupun yang akan berkunjung ke Kota Kediri," jelas Anthon. (iwd/iwd)