Kornet Babi dan Benih Tanaman Dimusnahkan Balai Karantina Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Selasa, 18 Des 2018 11:41 WIB
Foto: Chuk S. Widarsha
Malang - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya wilayah kerja Bandara Abdulrachman Saleh memusnahkan puluhan paket ilegal asal luar negeri. Barang-barang berupa benih tanaman dan kornet babi tanpa disertai dokumen pengiriman, dipaksa masuk ke Indonesia.

"Pemasukan paket-paket tidak memenuhi Pasal 5 (a) di dalam UU No 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan, dan tumbuhan yang menyangkut persyaratan karantina," kata Kepala BBKP wilayah kerja Bandara Abdulrachman Saleh Yusup Patiroy pada wartawan di sela pemusnahan di kantor BBKP Surabaya Bandara Abdulrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (18/12/2018).

Yusup mengungkapkan, barang yang disita berasal dari Malaysia, Hongkong, China, Singapura, Thailand, Korea Selatan, Vietnam, Meksiko, Taiwan serta Laos.

Barang-barang itu masuk melalui kantor Pos Besar Malang dan Kediri. "Berawal dari dugaan adanya 23 paket ilegal melalui dua kantor pos itu, yang kemudian kami tindak lanjuti," tegasnya.

Berdasarkan pemeriksaan, lanjut Yusup, terungkap paket berisi benih sayur, bibit kelapa, benih bunga, daun herbal, dan korbet babi. "Semua tanpa dokumen dan dibeli secara online," beber Yusup.

Dia mengaku, pemusnahan bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar taat memenuhi persyaratan dalam pembelian barang asal luar negeri.

"Masih saja terjadi, ini disengaja atau bagaimana. Yang jelas masyarakat harus memahami undang-undang terkait pengiriman barang asal luar negeri," tandas Yusup.

BBKP sendiri bersama pihak terkait kesulitan mengindetifikasi asal pengirim karena tidak dilengkapi dokumen resmi. (fat/fat)