Begini Cara Kapolda Jatim Tanamkan Jiwa Kebangsaan Generasi Milenial

Begini Cara Kapolda Jatim Tanamkan Jiwa Kebangsaan Generasi Milenial

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kamis, 13 Des 2018 15:45 WIB
Begini Cara Kapolda Jatim Tanamkan Jiwa Kebangsaan Generasi Milenial
Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan memiliki kiat khusus menanamkan jiwa kebangsaan pada generasi milenial. Salah satunya melalui interaksi langsung dengan para pelajar untuk mengetahui permasalahan yang kerap terjadi.

Untuk menampung aspirasi tersebut, kapolda mengundang ratusan perwakilan pelajar dan pengurus OSIS ke Mapolda Jatim. Tak hanya saling berbagi masalah hingga solusi, para pelajar juga diajak menilik dan mengenal lebih dekat peran dan penugasan polisi. Salah satunya dengan menampilkan pameran sederhana terkait cara polisi menangkal hoaks.

"Ini sangat luar biasa sekali di mana kami mengambil momen ini yaitu ingin membuat remaja kita, generasi milenial itu ikut serta dalam membantu tugas-tugas polisi. Di mana mereka sangat kuat sekali di media sosial yang saat ini kita pahami bersama media sosial sangat luar biasa masalah hoaks," kata kapolda ditemui usai acara di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (13/12/2018).

Dalam pesannya, kapolda juga meminta para pelajar untuk aktif melawan oknum pemecah belah bangsa. Caranya, dengan tidak mudah percaya dengan informasi yang berkembang melalui media sosial.

Para pelajar pun juga dilengkapi dengan kaos bertuliskan pesan untuk menangkal hoaks. Seperti "Perangi Hoaks #NKRIHargaMati" hingga "3S Saring Sebelum Sharing".

Pelajar se-Jatim bertemu kapolda Jatim/Pelajar se-Jatim bertemu kapolda Jatim/ Foto: Hilda Meilisa Rinanda

"Melalui generasi muda milenial kami sangat berharap sekali mereka bisa membantu melawan dan menyerang pengguna-pengguna media yang betul-betul membuat, memecah persatuan dan kesatuan," kata Luki.

Sementara saat ditemui di tempat yang sama, salah satu pelajar SMAN 5 Surabaya, Aryo Seno Bagaskoro mengaku kegiatan ini cukup bermanfaat bagi pelajar. Seno menambahkan tak banyak instansi yang mau merangkul pelajar untuk menanamkan rasa kebangsaan.

"Saya rasa apa yang dikerjakan oleh Polda Jatim ini sangat berbeda karena tidak banyak instansi pemerintah yang mau untuk mengajak teman-teman untuk bicara seperti ini, untuk mengenal lebih dekat dan tentunya untuk satu tujuan yang pasti untuk mendeklarasikan diri NKRI harga mati," kata Seno.

Seno menambahkan kegiatan ini juga cukup penting membentengi dan mengajak generasi milenial menangkal hoaks. Pasalnya, dia melihat di usia remaja, para siswa memang rawan menjadi korban hoaks.

"Iya sering (terpapar hoaks) kan teman-teman muda ini adalah garda depan, istilahnya mereka selain menjadi subjek dari media sosial, seringkali juga menjadi korban. Karena mereka generasi muda, prevalensi pengguna media itu sangat tinggi, terutama di lingkungan pelajar karena teman-teman juga dituntut untuk menggunakan fasilitas belajar melalui media internet," lanjut Seno. (fat/fat)
Berita Terkait