DetikNews
Selasa 04 Desember 2018, 12:55 WIB

Seorang Istri Babak Belur Dihajar saat Pergoki Suami Bersama WIL

Erliana Riady - detikNews
Seorang Istri Babak Belur Dihajar saat Pergoki Suami Bersama WIL Lokasi tempat korban dihajar suaminya dan WIL (Foto: Erliana Riady)
Blitar - Seorang istri di Nglegok, Kabupaten Blitar dihajar suami dan selingkuhannya (WIL). Kekerasan dalam rumah tangga itu terjadi saat si istri memergoki suami akan memasuki rumah selingkuhannya.

Ironisnya, saat korban mendapat tendangan di wajah dan dijambak rambutnya oleh WIL suaminya, tak satupun warga sekitar yang berusaha menolongnya. Padahal aksi keji itu dilakukan di tengah jalan desa.

"Yang saya sesali itu. Tidak ada yang mau menolongnya. Padahal banyak yang melihat. Kata mereka gak mau ngurusi rumah tangga orang lain. Gak mau jadi saksi kalau nanti diperiksa polisi. Zaman barbar ini namanya," kata Puguh Siswanto selaku pendamping korban saat dihubungi detikcom, Selasa (4/12/2018).


Puguh mendapat cerita itu langsung dari anak korban yang tak berdaya mengetahui ibunya jadi sasaran ayah dan selingkuhannya. Rumah Puguh sendiri sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Mengetahui kabar itu, Puguh langsung mengevakuasi korban ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Sementara korban dirawat, Puguh melaporkan kejadian ini ke polisi mendampingi anak korban.

Data pihak kepolisian mencatat, korban berinisial SS berusia 44 tahun. Sedangkan pelaku yang tak lain suaminya sendiri berinisial AS (49). Korban bersama anaknya memang sudah merasa curiga dengan sikap ayahnya yang kerap bertandang ke tempat janda ST (45) yang rumahnya persis di depan rumah korban.

Kronologi KDRT yang terjadi pada Senin (2/12) sekitar pukul 21.00 WIB itu berawal saat korban bersama anaknya melihat AS keluar dari pekarangan janda ST. Mereka kemudian beradu mulut dan berlanjut AS bersama-sama ST melakukan kekerasan fisik terhadap korban. Korban ditendang dan dipukul dengan tangan kosong.


Akibat kejadian tersebut korban merasa kesakitan di bagian kepala belakang, bahu sebelah kanan, bibir sebelah kiri bagian bawah, dan kaki kananya.

"Sudah diterima laporannya dan saat ini kasus KDRT tersebut dalam proses penyidikan," ucap Kapolresta Blitar AKBP Adewira Negara Siregar.

Saat ini korban masih dirawat di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Selain kondisinya sangat lemah, pihak keluarga menilai lebih aman jika korban di rumah sakit, selama pelaku penganiayaan belum ditindak oleh pihak kepolisian.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed