Kasubbaghumas Pemkab Trenggalek, Agus Wiyono, mengatakan 5 titik longsor terjadi di RT 23 RW 06 Desa Dukuh-Kecamatan Watulimo dan menimpa rumah bagian belakang milik Sukoco. Di RT 02 RW 01 Dusun Ponggok-Desa Dukuh-Kecamatan Watulimo, menimpa rumah Khoiri. Kemudian di RT 18 RW 01 Desa Pakel terjadi jalan ambles.
"Kemudian di RT 01 RW 04 Desa Pakel, Kecamatan Watulimo rumah bagian belakang milik Suwarno juga tertimbun longsor. Sedangkan titik kelima longsor terjadi di tebing ruas Jalan Durenan-Prigi tepatnya di Desa Slawe," kata Agus sata dihubungi, Rabu (28/11/2018).
Menurutnya longsor di berbagai titik tersebut saat ini telah ditangani tim BPBD Trenggalek, TNI maupun masyarakat sekitar. Khusus untuk ruas Jalan Durenan-Prigi juga kembali normal setelah dilakukan pembersihan longsor dan penyemprotan dengan mobil tangki.
Dia mengatakan intensitas curah hujan selama tiga hari di wilayah Trenggalek relatif tinggi. Rata-rata hujan terjadi petang hingga malam hari. Kondisi hujan yang berlangsung 5 jam, Selasa (27/11) malam membuat tanah yang awalnya kering menjadi labil dan mudah longsor. (fat/fat)











































