DetikNews
Rabu 21 November 2018, 13:06 WIB

Gagalkan Begal Motor, Warga Surabaya Terkena Bacok

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Gagalkan Begal Motor, Warga Surabaya Terkena Bacok Rumah korban begal motor/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Seorang warga Surabaya menjadi korban pembacokan begal motor. Saat itu Ikchwan warga Karang Menjangan Gang 3, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, menggagalkan upaya pencurian motor di rumah tetangganya.

Korban terpaksa dibawa ke RSU dr Soetomo dan menjalani operasi lantaran mengalami luka bacok di dada, jari tangan dan perut bagian kiri.

Ketua RT 03 RW 07 Karang Menjangan Gang 3 Kelurahan Mojo, Sukadi, membenarkan warganya menghadang pencuri dan dilarikan ke rumah sakit karena dibacok pencuri saat keluar dari rumah No 20.

"Waktu itu kejadiannya, Senin (19/11) pukul 01.30 WIB. Dari keterangan warga saya, waktu itu korban sedang membetulkan motor. Kemudian mendengar suara dua pencuri menyalakan motor. Spontan korban langsung lari mengejar. Namun saat mengejar pencuri tersebut, satu kawan pencuri membawa senjata penghabisan dan melukai korban," kata Sukadi saat dihubungi detikcom, Rabu (21/11/2018).

Sukadi menjelaskan peristiwa pencurian itu terekam CCTV milik warga. Dari pantauan CCTV, jelas dia, 2 pelaku keluar dari rumah No 20 dan membawa kabur sebuah motor. Saat akan dibawa kabur, korban berteriak maling dan memburu pelaku. Korban bahkan berusaha menghalangi pelarian pelaku.

Lokasi bacokan begal motor ke warga/Lokasi bacokan begal motor ke warga/ Foto: Deny Prastyo Utomo

"Rupanya saat korban menghalangi pelaku, pelaku lain yang ada di belakang membacoknya. Korban langsung terkapar di gang dan bersimbah darah. Sementara warga yang berhamburan keluar mendengar teriakan korban segera membawanya ke rumah sakit," tambahnya.

Sementara sepeda motor tetangganya tergeletak di gang. "Aksi mereka sangat cepat. Kedua pencuri merusak dua kunci, yakni kunci pagar dan kunci motor. Tapi dari pantauan camera CCTV mereka paling lama membongkar kunci pagar. Tapi saat mengambil motor sangat cepat," ungkap Sukadi.

Dia menambahkan pihaknya telah melaporkan kepada pihak kepolisian untuk menindak lanjutinya dan mengusut kasus ini. "Kami sudah melaporkan kejadian ini, semua data sudah ada di pihak kepolisian," ujarnya.

Sementara korban pembacokan saat ini masih menjalani perawatan di IGD RSU dr Soetomo usai dioperasi.

"Korban sudah kami bawa ke RSU dr Soetomo. Korban juga sempat dioperasi dan biaya lebih dari Rp 5 juta dengan dibantu oleh warga sekitar," ungkapnya.

Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Gubeng Ipda Joko Susianto membenarkan kejadian tersebut. "Iya benar, mohon waktunya sebentar untuk melakukan penyelidikan," jawab kanit singkat.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed