DetikNews
Rabu 21 November 2018, 12:45 WIB

Pelaku Penyerangan Polisi di Lamongan Pernah Huni Lapas Madiun

Sugeng Harianto - detikNews
Pelaku Penyerangan Polisi di Lamongan Pernah Huni Lapas Madiun Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Madiun Suharman. (Foto: Sugeng Harianto)
Madiun - Salah satu pelaku penyerangan polisi di Lamongan merupakan pecatan anggota kepolisian karena tersangkut persoalan hukum.

Pelaku berinisial E ini diketahui pernah terlibat penembakan yang mengakibatkan terbunuhnya seorang guru ngaji di Sidoarjo pada tahun 2004 silam.


E kemudian menghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Madiun. Pelaku merupakan pindahan dari Lapas Malang dan baru menghuni Lapas Kelas 1 Madiun selama 8 bulan.

"Kita bicara ER karena mantan napi Lapas Madiun ya. Bukan lainnya. ER memang menghuni Lapas Madiun karena pindahan dari Lapas Malang," terang Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Madiun Suharman kepada detikcom di kantornya, Rabu (21/11/2018).


ER disebut Suharman mulai menghuni Lapas Kelas 1 Madiun sejak tanggal 16 November 2016. ER merupakan narapidana dalam kasus pasal 338 KUHP atau pembunuhan dan mendapat putusan dari Pengadilan Negeri Sidoarjo untuk menjalani penahanan selama 11 tahun.

"Pada tanggal 16 bulan 11 tahun 2016 kita menerima pindahan dari Malang dan salah satunya E ini dan menjalani sisa hukuman di sini (Lapas Kelas 1 Madiun). Yang bersangkutan ER kena pasal 338 KUHP putusan hukuman 11 tahun di Sidoarjo," paparnya.


Namun ditambahkan Suharman, mantan anggota Polresta Sidoarjo ini hanya mendekam di Lapas Kelas 1 Madiun selama delapan bulan.

"Di Lapas Madiun hanya 8 bulan karena tanggal 3 Juli 2017 pengajuan Pembebasan Bersyarat atau PB dikabulkan Kementerian Hukum dan HAM dan bebas," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, E merupakan salah satu pelaku pelemparan batu di pos lantas Paciran, Lamongan, Selasa (20/11) dini hari. Dalam insiden ini, pelaku juga melukai anggota polisi yang sedang piket saat itu, Bripka A. Sempat terjadi kejar-kejaran antara pelaku dan korban.


Simak Juga 'Polisi di Lamongan Jadi Korban Penyerangan':

[Gambas:Video 20detik]



(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed