DetikNews
Rabu 21 November 2018, 12:11 WIB

Ini Pos Lantas yang Dilempar Batu di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Ini Pos Lantas yang Dilempar Batu di Lamongan Bekas pelemparan batu telah ditutup petugas. (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan - Sepintas, tak ada yang terlihat berbeda di pos lalu lintas yang menjadi saksi bisu penyerangan polisi di Paciran, Lamongan, Selasa (20/11) dini hari itu. Namun bila didekati, akan tampak bekas pelemparan batu yang mengakibatkan sebagian kaca retak.

Namun lubang besar di jendela pos yang terletak di sekitar kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL) tersebut telah ditutup oleh petugas dengan kertas dan lakban. Diameternya berkisar 20 cm.

"Saya tahunya dari teman, karena saat itu saya kebetulan sedang tidak bertugas," ungkap Suliono, salah satu sekuriti WBL yang lokasinya tak jauh dari pos, kepada detikcom, Rabu (21/11/2018).


Dari rekannya, Suliono mendengar bahwa di hari kejadian, ada empat orang rekan sesama sekuriti yang ikut mengejar pelaku.

"Dua teman saksi saat kejadian Selasa pagi kemarin itu sempat ikut mengejar pelaku. Saat itu Arif Wahyudi berboncengan dengan Yuliadi dan Mustari berboncengan dengan Adi Irianto memakai sepeda motor Honda CBR," paparnya.

Ini Pos Lantas yang Dilempar Batu di LamonganPos lantas yang diserang berada di Jalan poros Daendels. (Foto: Eko Sudjarwo)


Akan tetapi, lanjut Suliono, keempat rekannya tidak ada yang dapat menemukan jejak pelaku.

"Waktu mengejar, teman-teman belok ke arah Sendang sehingga tak bisa menemukan pelaku," tuturnya.

Ditambahkan Suliono, sekuriti WBL memang kenal baik dengan polisi-polisi yang berjaga di pos lantas tersebut, sehingga mereka bisa saling membantu.

"Kebetulan pos kami dekat dengan pos polisi, jadi kami juga kenal dengan petugas kepolisian," imbuhnya.


Kendati demikian, saat ini aktivitas penjagaan dan pengamanan arus lalu lintas di pos ini telah berlangsung normal. "Masih berjaga seperti biasa," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, pos lantas yang terletak di Jalan poros Daendels ini dilempar batu oleh dua orang tak dikenal pada hari Selasa (20/11) dini hari lalu melarikan diri ke arah barat. Mengetahui hal itu, petugas piket yaitu Bripka A berupaya mengejar pelaku dengan dibantu sekuriti WBL.

Namun saat pengejaran, Bripka A diketapel dengan kelereng hingga mengalami cedera di mata kanannya. Meski demikian, Bripka A berhasil menghentikan laju kedua pelaku dengan menabrakkan motornya ke motor pelaku, sehingga keduanya dapat diamankan warga.


Simak Juga 'Polisi di Lamongan Jadi Korban Penyerangan':

[Gambas:Video 20detik]



(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed