DetikNews
Selasa 20 November 2018, 20:03 WIB

Polisi Temukan Buku-buku Radikalisme di Rumah Penyerang Polisi Lamongan

Amir Baihaqi - detikNews
Polisi Temukan Buku-buku Radikalisme di Rumah Penyerang Polisi Lamongan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan. (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/File)
Surabaya - Kasus penyerangan polisi di Lamongan masih dalam proses penyelidikan. Salah satunya dengan menggeledah rumah pelaku. Hasilnya, polisi juga menyita sejumlah barang bukti.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan usai menjenguk Bripka A, polisi korban penyerangan mengatakan, seusai insiden, polisi langsung melakukan pengembangan. Dari pengembangan itu, kemudian pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Densus 88.

"Dari hasil pengembangan tadi pagi, pak wakapolda langsung datang ke TKP untuk melakukan back up dan berkoordinasi dengan satgas Detasemen 88," kata Luki kepada detikcom, Selasa (20/11/2018).


Koordinasi dengan Densus 88, lanjut Luki, dilakukan karena dari hasil penggeledahan di rumah salah satu pelaku ditemukan buku-buku yang berhubungan dengan kelompok radikalisme. Pelaku yang dimaksud adalah E.

"Karena disinyalir pelaku ini ada kaitannya (kelompok radikal). Karena pada saat penggeledahan di rumahnya banyak buku-buku yang memang berhubungan dengan kelompok-kelompok radikal," bebernya.


Luki menambahkan, dari penemuan buku-buku tersebut telah dikembangkan dan telah menemui titik terang untuk penyelidikan selanjutnya.

"Sudah ada titik jaringannya yang nanti mempermudah penyelidikan yang akan kita lakukan berikutnya," terang Luki.


Selain penemuan buku-buku yang berhubungan dengan kelompok radikal, polisi juga telah mengamankan satu motor yang digunakan pelaku saat melakukan penyerangan. Ada juga sebuah ketapel berikut 7 butir kelereng yang digunakan untuk melukai korban Bripka A.

Diberitakan sebelumnya, terjadi pelemparan batu di pos lantas yang ada di wilayah Wisata Bahari Lamongan (WBL) Paciran, Lamongan sehingga kaca pos lantas pecah. Mengetahui hal itu, Bripka A melakukan pengejaran kepada pelaku bersama sekuriti WBL. Namun nahas, Bripka A terkena ketapel di bagian matanya yang mengakibatkan bola matanya mengalami robek.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed