DetikNews
Minggu 18 November 2018, 12:27 WIB

Duo Kowad Masuk di Polteknik TNI AD, Bagaimana Ceritanya?

Muhammad Aminudin - detikNews
Duo Kowad Masuk di Polteknik TNI AD, Bagaimana Ceritanya? Serda (K) Rindah Sulasmi dan Serda (K) Roro Andi Rianto. (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Hadirnya Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) di Polteknik Kodiklat TNI AD sangat tak biasa. Karena pria mendominasi sebagai siswa pendidikan vokasi untuk mendukung modernisasi alutsista di lingkungan TNI tersebut.

Ada dua kowad yang mewarnai Polteknik Kodiklat TNI AD. Bagaimana cerita mereka.

Duo kowad itu adalah Serda (K) Rindah Sulasmi dan Serda (K) Roro Andi Rianto. Mereka baru masuk semester II dari jenjang pendidikan Diploma 4 yang bakal ditempuh selama 3,5 tahun di Polteknik Kodiklat TNI AD.

Serda Rindah dan Serda Roro belajar bersama 178 siswa laki-laki. Angkatan tahun ini jumlah siswa di Politeknik Pusdik Arhanud, Pendem, Kota Batu, sebanyak 180 siswa.

Keduanya memiliki cita-cita sangat tinggi, yakni menciptakan robot canggih demi mendukung modernisasi alutsista di lingkungan TNI AD. Agar mimpi besar itu terwujud, keduanya serius untuk menimba ilmu.

Mereka mengatakan untuk masuk Politeknik TNI AD bukan hal mudah. Tahapan seleksi harus dilewati, mulai kemampuan dasar, tingkat kecerdasan sampai ketahanan fisik yang wajib prima. Belum lagi, harus berbaur dengan prajurit pria di dalam kelas dan di awal harus mendapatkan izin dari kesatuan.

"Tidak ada masalah, karena kami kowad. Karena di sini, kami ingin belajar bersama soal teknologi dan teknik persenjataan modern. Tahun ini, hanya saya dengan Serda Roro dari 180 siswa," ungkap Serda Rindah ditemui di Markas Pusdik Arhanud Jalan Kesatrian Arhanud, Pendem, Kota Batu, Minggu (18/11/2018).


Polteknik Kodiklat TNI ADPolteknik Kodiklat TNI AD (Foto: Muhammad Aminudin)



Rindah memang tertantang masuk Politeknik, selain ingin membuktikan perempuan juga setara dengan pria soal belajar dan sampai nantinya bisa menciptakan robot canggih seperti yang dicita-citakan.

"Kami ingin menunjukkan perempuan itu bisa dan mampu. Saya yang ingin menciptakan robot canggih, dan saya baru tiga bulan," kata kowad yang mengambil jurusan Komunikasi Militer ini.

Hal senada disampaikan Serda Roro, kowad yang dulunya bertugas di Dinas Kelaikan Angkatan Darat. Roro turut tertantang mengembangkan teknologi persenjataan. "Saya ingin serius belajar dan nantinya bisa mengembangkan sofware persenjataan," ucap Roro.

Ada tiga jurusan di Politeknik Kodiklat TNI AD yang berada di Pusdik Arhanud, Pendem, Kota Batu. Yakni Jurusan Komunikasi Militer, Elektronika Sistem Senjata, dan Otomotif Kendaraan Tempur.

Kepala Bidang Akademik dan Kerjasama Poltekad Kolonel Infanteri Lalu Habiburohim mengatakan, setiap tahun sebanyak 240 siswa TNI AD belajar menimba ilmu di lembaganya.

"Selain mendidik para siswa, kami juga telah menghasilkan varian alutsista dengan teknologi digital, robotik, dan lainnya, yang secara kandungan teknologi selaras dengan teknologi kekinian," kata Lalu.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed