DetikNews
Kamis 15 November 2018, 17:48 WIB

Akhirnya Pelaku Perusakan Pompa Air Irigasi Warga Ponorogo Tertangkap

Charolin Pebrianti - detikNews
Akhirnya Pelaku Perusakan Pompa Air Irigasi Warga Ponorogo Tertangkap Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Warga yang berada di Desa Nglumpang, Desa Gandu dan Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo akhirnya bernafas lega karena pelaku perusakan diesel pompa air irigasi mereka telah tertangkap.

Pelaku adalah MN (32) yang tak lain warga Desa Gontor. MN mengaku dendam kepada warga hingga merusak pompa-pompa air tersebut. Data dari kepolisian menyebut total ada 29 diesel pompa air untuk irigasi sawah yang dirusak pelaku.

"Saya sengaja rusak, soalnya saya dendam ke warga," tutur MN kepada wartawan, Kamis (15/11/2018).


Menurut pelaku, dendam bermula karena ia telah lama mengumpulkan batu untuk membangun rumahnya. Namun oleh warga, batu-batu tersebut dicuri. Karena kesal, MN pun membalas perbuatan mereka dengan merusak pompa diesel warga.

"Saya rusak pakai palu besar pas malam hari," terangnya.

Akhirnya Pelaku Perusakan Pompa Air Irigasi Warga Ponorogo TertangkapSalah satu pompa air yang dirusak. (Foto: Charoline Pebrianti/File)

Kapolsek Mlarak AKP Sudaroini menambahkan, dari fakta ditemukan yang ada di lokasi, petunjuk mengarah kepada satu orang. Fakta yang dimaksud di antaranya rusaknya paralon dan pompa air yang dipukul menggunakan benda tajam seperti kapak dan palu besar.

"Alat bukti seperti kapak dan palu ada di rumah pelaku kemudian saat dimintai keterangan mengakui seluruh perbuatannya," ungkapnya.


Sudaroini juga mengatakan, pelaku sempat melarikan diri ketika aksinya terungkap. Namun ada beberapa warga yang melapor sehingga kemudian polisi berhasil menangkap pelaku.

"Pelaku sempat kabur sekitar 200 meter dari rumahnya menuju ke selatan," paparnya.

Akibat kejadian ini, pelaku dijerat pasal 363 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Pelaku melakukan pekerjaannya seorang diri pada malam hari, karena rumahnya dekat dengan sawah. Pelaku dengan mudah mengetahui kapan pompa diesel tidak diawasi dan langsung dirusak," pungkas Sudaroini.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed