DetikNews
Kamis 15 November 2018, 17:21 WIB

TNI Gadungan Ditangkap Usai Tipu Puluhan Warga Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
TNI Gadungan Ditangkap Usai Tipu Puluhan Warga Banyuwangi Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Menyaru sebagai anggota TNI, Yono Fariyanto alias Yusuf (52) warga Perumahan Brawijaya Banyuwangi, dibekuk. Yusuf menjadi TNI gadungan, untuk menipu puluhan korbannya agar menyerahkan kendaraan yang kemudian dijualnya.

Pria ini ditangkap di area SPBU Sukowidi Jalan Yos Sudarso, Banyuwangi sekitar pukl 03.30 WIB, Kamis (15/11/2018). Saat diamankan, tersangka masih memakai seragam TNI lengkap. Dia pun digelandang ke Polsek Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan.

"Sejauh ini sudah ada 11 laporan Polisi yang kami terima, kami masih menunggu laporan korban yang lain," kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, kepada detikcom.

Modus yang dilakukan tersangka, sambung mantan Kapolres Bondowoso ini, bermacam-macam. Salah satunya menghentikan pengendara motor di jalan. Kemudian diminta mengantarkan ke suatu tempat. Pelaku lalu memberi sejumlah uang kepada korban. Kemudian korban ditinggal dan motornya dibawa kabur.


Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku, polisi mendapatkan banyak barang bukti. Di antaranya, baju dinas Angkatan Laut (AL) berwarna biru, sepatu dinas AL, jaket Dinas AL, kartu Tanda Anggota AL palsu, tas dan topi marinir. Polisi juga menemukan sejumlah surat kendaraan yang diduga terkait dengan kejahatan tersangka.

"Hasil koordinasi dengan Pomal Lanal itu (KTA) palsu, Banyuwangi NRP bukan atas nama yang bersangkutan," tegasnya.

Atribut TNI yang digunakan pelaku, kata kapolres, dibeli tersangka di Jakarta. Semua benda berkaitan dengan TNI dibeli tersangka untuk meyakinkan calon korbannya. Bahkan tubuh tersangka ditato dengan tato tulisan KKO dan marinir. Ini, jelas dia, membuktikan tersangka sudah menyiapkan semuanya untuk melalukan aksi penipuan tersebut.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP jo pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Pihaknya masih mendalami kasus ini. Pihaknya meyakini masih ada korban lain yang belum melapor.

Sementara Yehezkiel Eka Pratama, (19), salah satu korban tersangka menyatakan, tahun 2017 lalu dirinya dihentikan tersangka di depan kampus Uniba. Warga Jalan Ikan Tongkol Gg Seroja 15 ini diminta pelaku mengantarnya ke bengkel. Namun setelah diantar pelaku mengajaknya ke wilayah Karangrejo. Tiba ditempat sepi pelaku meminta motor vario Techno nopol P 2294 UE miliknya.

"Saat itu saya seperti tidak sadar, setelah beberapa menit kemudian baru saya sadar sepeda saya hilang," akunya ditemui di Polsek Banyuwangi.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed