DetikNews
Rabu 14 November 2018, 14:03 WIB

Tanggul Bengawan Solo Kembali Longsor, Rumah dan Kandang Direlokasi

Eko Sudjarwo - detikNews
Tanggul Bengawan Solo Kembali Longsor, Rumah dan Kandang Direlokasi Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Tanggul Sungai Bengawan Solo di Lamongan kembali longsor. Kali ini, longsor terjadi di Dusun Gendong Desa/Kecamatan Laren. Akibatnya satu rumah dan kandang harus direlokasi karena tanah retak.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa ini terjadi kedua kali setelah sekitar 2 minggu lalu longsor terjadi di Desa Keduyung. Saat itu 5 rumah warga terbawa longsor. Kali ini, longsor yang terjadi di Dusun Gendong sepanjang 50 meter berkedalaman 5 meter dan lebar 15 meter.

"Longsor yang ada di Dusun Gendong ini mengakibatkan satu rumah dan satu kandang yang ada di desa ini longsor," kata Camat Laren, Naim kepada wartawan di lokasi, Rabu (14/11/2018).

Naim menuturkan, satu rumah yang longsor ini adalah rumah milik Aisiah dan kandang yang longsor milik Hartono. Menurutnya, retakan tanah yang terjadi di dusun ini membelah rumah dan kandang, sehingga dua lokasi ini terpaksa harus direlokasi.

"Dua bangunan itu tidak mungkin bisa ditempati, karena retakannya juga melintas tepat di tengah rumah dan kandang," jelasnya.

Longsor bikin tanah retak di rumah warga Lamongan/Longsor bikin tanah retak di rumah warga Lamongan/ Foto: Eko Sudjarwo

Sementara Kasi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Muslimin mengungkapkan, pihaknya sudah melihat lokasi longsor dan membantu korban dengan membongkar dan memindah ke tempat yang lebih aman.

"Untuk Bu Aisiah ditampung di rumah saudaranya sampai rumahnya selasai dibangun kembali," kata Muslimin yang datang ke lokasi longsor.

Saol tanggul sliding longsor, pihaknya menyerahkan penanganannya ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS). Dia menjelaskan, setahun lalu tanggul tak jauh dari TKP sudah pernah mengalami longsor.

"Kemungkinan penyebabnya sama yakni kemarau panjang, kemudian volume air Bengawan Solo sangat minim, sementara terjadi guyuran hujan awal musim hujan," jelas Muslimin.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed