detikNews
Rabu 14 November 2018, 12:23 WIB

Siratan Duka di Wajah Ayah Alfiani Saat Terima Santunan Jasa Raharja

Sugeng Harianto - detikNews
Siratan Duka di Wajah Ayah Alfiani Saat Terima Santunan Jasa Raharja Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Kedua orang tua pramugari Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Alfiani Hidayatul Solikah menerima santunan dari Jasa Raharja. Penyerahan santunan bagi ahli waris korban jatuhnya pesawat Lion Air diserahkan langsung oleh Jasa Raharja Kantor Wilayah Madiun.

"Terkait jatuhnya pesawat kami dari Jasa Raharja menyampaikan duka mendalam. Selanjutnya korban kecelakaan kepada ahli waris terkait kecelakaan darat laut dan udara," terang Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Madiun, Hendra Yudistira kepada wartawan, Rabu (14/11/2018).


Hendra mengungkapkan Jasa Raharja memberikan santunan senilai Rp 50 juta untuk orang tua Alfiani.

"Kita serahkan santunan kepada ahli waris dari korban Lion Air yang rumahnya Madiun, hanya satu saja dari kru pesawat Lion Air. Untuk nilainya Rp 50 juta. Ini merupakan perlindungan dasar ke seluruh korban yang sudah teridentifikasi," lanjutnya.

Hendra menambahkan, santunan diberikan dalam bentuk tabungan kepada Slamet, ayah Alfiani. Tak banyak yang diucapkan pria berusia 60 tahun ini di hadapan perwakilan Jasa Raharja.

"Terima kasih, pak," ujar Slamet lirih saat menerima santunan tersebut.


Rencananya jenazah Alfiani akan tiba di rumah duka sekitar pukul 13.00 WIB dari bandara Adi Soemarmo Solo. Dijadwalkan jenazah Alfiani akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

Jenazah Alfiani sendiri baru teridentifikasi tim DVI RSI Polri Kramat Jati pada hari Selasa, 13 November 2018. Jenazahnya teridentifikasi bersama dua penumpang lainnya, Adonia Magdiel Bongkal (52) dan Andrea Manfredi, warga negara asing asal Italia.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed