ITS Siap Pertahankan Juara Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional

Intan Puspita Asri - detikNews
Senin, 12 Nov 2018 14:03 WIB
Foto: Intan Puspita Asri
Surabaya - Tim Barunastra Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah mempersiapkan 'amunisi' terbaru untuk berlaga dalam Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2018.

Kapal baru yang diberi nama Nala Evo Mark III ini akan dibawa ke ajang yang tahun ini diselenggarakan di Politeknik Negeri Madura pada tanggal 17-20 November mendatang.

Ketua Tim Barunastra ITS mengaku butuh waktu sekitar 1,5 bulan untuk mempersiapkan Nala Evo Mark III agar siap diterjunkan dalam kompetisi berskala nasional tersebut.

"Kami terus melakukan evaluasi dari kapal-kapal sebelumnya, di antaranya dari segi manufaktur dan juga programnya," jelasnya saat berbincang dengan detikcom saat pengenalan Nala Evo Mark III kepada publik, Senin (12/11/2018).


Namun diungkapkan mahasiswa Departemen Teknik Perkapalan ITS ini, Nala Evo Mark III memiliki keunggulan dibanding kapal-kapal sebelumnya.

"Kelebihan dari sebelumnya adalah model kapal saat ini mempunyai stabilitas paling tinggi," ungkapnya.

ITS Siap Pertahankan Juara Kontes Kapal Cepat Tak Berawak NasionalSimulasi Nala Evo Mark III di Danau Delapan ITS. (Foto: Intan Puspita Asri)

Meski demikian, dalam kompetisi tahun ini, kapalnya akan dihadapkan pada sejumlah tantangan seperti penggunaan medan laut. Untuk itu, Tim Barunastra ITS menggunakan jenis kapal catamaran sebagai platform.

Kapal jenis ini tahan terhadap kondisi air yang bergelombang sehingga dapat meminimalisir kemungkinan air dapat masuk ke dalam kapal. Kapal ini juga sesuai dengan fungsional robot yang membutuhkan stabilitas tinggi saat running. Sistem RDC (Remote Desktop Control) pun ditonjolkan sebagai bagian dari kapal ini karena dapat memudahkan kalibrasi warna dari kejauhan serta pergerakan kapal dari jauh dapat dipantau dengan mudah.


Hanya saja, diakui Steven, sejauh ini timnya baru bisa melakukan simulasi di Danau Delapan ITS.

"Kendalanya dari kondisi lapangan di sini kan hanya di danau jadi lebih tenang airnya tetapi jika di perlombaan kita langsung di air laut gelombangnya berbeda jauh lebih besar," tutur Amoy.

Namun demikian hal ini tidak menyurutkan semangat Tim Barunastra ITS untuk mendapatkan hasil terbaik. "Target kami mempertahankan juara 1," imbuhnya.

Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional ini bukanlah yang pertama diikuti oleh Tim Barunastra ITS. Tim ini sudah dua kali ikut dalam ajang yang sama, yaitu pada tahun 2014 dan 2016, namun baru di tahun 2016 Tim Barunastra ITS meraih juara 1. (lll/lll)