DetikNews
Kamis 08 November 2018, 16:59 WIB

Awal Musim Hujan, BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Longsor

Purwoto Sumodiharjo - detikNews
Awal Musim Hujan, BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Longsor Foto: Purwoto Sumodiharjo
Pacitan - Seiring kedatangan musim hujan ancaman longsor membayangi wilayah Pacitan. Sejak hujan perdana, Senin (5/11/2018) malam, longsor menimpa permukiman di sejumlah wilayah. Sedikitnya 5 rumah warga rusak. Longsoran tebing juga sempat menutup separuh badan jalan Pacitan-Trenggalek.

"Banyak daerah yang memiliki potensi (longsor). Termasuk yang di permukiman juga banyak. Itu tersebar di hampir semua wilayah kecamatan. Terutama Tulakan, Ngadirojo, Sudimoro, Kebonagung, Bandar, Nawangan, dan Arjosari," papar Pujono, Plt Kepala Pelaksana BPBD Pacitan kepada detikcom, Kamis (8/11/2018).

Menurut Pujono, sebelumnya BPBD sudah menyampaikan pemberitahuan terkait kedatangan musim hujan. Sesuai prakiraan BMKG awal musim hujan akan jatuh pada bulan November. Adapun puncaknya diperkirakan terjadi bulan Desember. Karenanya, warga yang tinggal di daerah rawan diimbau waspada.

Tingginya potensi longsor, lanjut pria yang menjabat Kasi Kedaruratan dan Logistik itu, ditandai banyaknya retakan tanah di lereng pegunungan. Jika intensitas hujan tinggi, air cenderung masuk ke celah retakan sehingga menyebabkan longsor. Upaya pencegahan dini dapat dilakukan dengan menimbun retakan tersebut.

"Kami sudah menyampaikan permohonan kepada PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) Bandung. Kita harapkan dapat segera dilakukan pengecekan ke lokasi-lokasi tersebut," imbuhnya seraya mengimbau warga sekitar daerah rawan membantu menimbun retakan yang ada.

Merujuk data BMKG, Pujono menyebutkan jika selama Nopember curah hujan tinggi banyak terjadi wilayah timur Pacitan. Adapun memasuki akhir tahun fenomena tersebut dapat merata di seluruh kawasan berjuluk Kota 1001 Gua. Kondisi ini perlu diwaspadai mengingat topografinya sebagian besar berupa pegunungan dengan kemiringan tinggi.

Sebelumnya, BPBD Jatim menyebut adanya 131 titik longsor baru di Pacitan. Pemerintah terus berupaya meningkatkan kapasitas warga dalam menghadapi ancaman bencana. Salah satunya dengan pengembangan Desa Tangguh Bencana (Destana). Sedikitnya ada 4 desa yang digarap. Semuanya berada di daerah rawan. Yakni Klesem, Mangunharjo, Karanganyar, dan Kedungbendo.

"Jadi pada saat terjadi bencana (tahun) kemarin juga daya bangkitnya ini cepat. Dan di sinilah fungsinya Destana," kata Kasi Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jawa Timur saat kunjungan kerja ke Pacitan, Rabu (26/9/2018) lalu.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed