DetikNews
Kamis 01 November 2018, 13:50 WIB

Antisipasi Demam Berdarah, Risma Sidak ke Rumah-rumah Warga

Amir Baihaqi - detikNews
Antisipasi Demam Berdarah, Risma Sidak ke Rumah-rumah Warga Foto: Istimewa
Surabaya - Menjelang musim hujan, Pemkot Surabaya melakukan berbagai antisipasi, termasuk mengantisipasi munculnya penyakit demam berdarah (DB).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, meskipun tren DB di Kota Pahlawan cenderung turun dari tahun ke tahun, tetapi ia ingin penyakit yang disebabkan oleh nyamuk itu lenyap total.

"Setiap tahun turun sih, cuma saya kepinginnya tidak ada (DB). Kadang ada botol, bekas gelas pecah, nah itu sering kemudian jadi tampungan air (hujan). Di situlah dia (nyamuk) biasanya bertelur," kata Risma, Kamis (1/11/2018).


Wali kota wanita pertama di Surabaya itu juga turung langsung ke rumah-rumah warga, salah satunya di perkampungan Putat Jaya. Kunjungan itu dilakukan di sela-sela apel gebyar pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang di gelar di lapangan Gedung Islamic Center Dukuh Kupang.

"Biasanya kelurahan dan kecamatan melakukan kerja bakti bersama. Tapi saya berharap tempat-tempat ibadah, sekolah, masjid dan gereja juga dilakukan," imbau Risma.

Nyamuk juga disebut mudah ditemukan di rumah-rumah kosong dan tak terawat sehingga menjadi salah satu sumber penyebaran.

"Kadang juga rumah-rumah kosong itu, makanya saya minta para camat, lurah bisa masuk ke rumah-rumah kosong itu," lanjutnya.


Senada dengan Risma, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, setiap tahun Angka Bebas Jentik (ABJ) nyamuk di wilayahnya memang semakin menurun.

"Tiap tahun, Angka Bebas Jentik ini semakin turun. Seperti tahun kemarin 2017, angka ABJ mencapai 325. Namun tahun 2018, turun menjadi 311," kata Febria.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed