detikNews
Selasa 30 Oktober 2018, 11:43 WIB

Korban Longsor Bengawan Solo di Lamongan Mengungsi ke Tetangga

Eko Sudjarwo - detikNews
Korban Longsor Bengawan Solo di Lamongan Mengungsi ke Tetangga Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Puluhan warga Lamongan yang rumahnya longsor di pinggir Sungai Bengawan Solo, terpaksa ditampung tetangga atau kerabatnya. Rumah yang terkena longsor berjumlah 5 unit dan 1 bengkel. Lokasinya berada di Desa Keduyung, Kecamatan Laren.

Camat Laren, Naim membenarkan 5 rumah warga terdiri dari 20 anggota KK terkena longsor. Longsor terjadi Minggu (28/10) dini hari.

"Kelima KK ini untuk sementara tinggal di keluarga atau tetangga," kata Naim kepada wartawan, Selasa (30/10/2018).

Dia mengatakan, satu keluarga sudah dipastikan akan pindah rumah karena sudah membangun rumah baru, jauh sebelum peristiwa longsor di bantaran Sungai Bengawan Solo. Untuk 4 KK lainnnya, Naim mengaku belum mengetahui akan direlokasi kemana dan kapan warga bisa membangun rumahnya kembali.


"Muspika bersama warga baru membersihkan puing-puing rumah dan memungut yang masih bisa dipakai," jelasnya.

Hingga kini, jelas dia, pihaknya belum memiliki alternatif tempat untuk digunakan sebagai area relokasi. Pasalnya, untuk lahan relokasi masih konsultasi dengan pemerintah kabupaten. Apalagi, aku Naim, lahan untuk relokasi juga belum ada. Namun, Naim berjanji akan maksimal membantu warga yang menjadi korban longsor.

"Kami mengimbau warga untuk tidak menempati lahan yang ada di bantaran sungai lagi, karena kejadian serupa bisa saja terjadi lagi," harapnya.

5 Rumah dan 1 bengkel di bantaran Sungai Bengawan Solo longsor, Minggu (28/10) malam. Akibat longsor, kondisi rumah dan bengkel tersebut rusak parah dan tidak bisa ditempati. Meski tak ada korban jiwa, namun akibat kejadian ini, kerugian warga ditaksir Rp 500 juta lebih.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed