detikNews
Minggu 28 Oktober 2018, 07:24 WIB

Nikmati Akhir Pekan yang Sehat di Tanggal Tua? Yuk ke Pijat Saraf

Erliana Riady - detikNews
Nikmati Akhir Pekan yang Sehat di Tanggal Tua? Yuk ke Pijat Saraf Foto: Erliana Riady
Blitar - Akhir pekan di tanggal tua masih bisa dinikmati dengan murah meriah lho. Coba saja datang ke ahli pijat saraf.

Salah satu lokasi terapi pijat saraf yang bisa jadi pilihan adalah milik Nurseto (56) di Kabupaten Blitar ini. Lokasinya berada di Dusun Kembangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Sanankulon.

Selain pijat saraf tanpa rasa sakit, Nurseto juga bisa memberikan layanan hipnotherapy, bekam, akupuntur dan akupresure. Orang yang datang ke tempat ini juga dilatih teknik afirmasi untuk membuang energi negatif dari tubuhnya.

Menurut Nurseto, teknik pengobatan yang dilakukannya merupakan warisan leluhur nenek moyang.

"Kalau sekarang jadi ada istilahnya macam-macam seperti metafisika, hipnotherapy, akupuntur, akupresur, afirmasi. Sebenarnya, ini warisan leluhur yang harus kita lestarikan," kata Nurseto saat ditemui detikcom di rumah sekaligus tempat praktiknya, Minggu (28/10/2018).


Tujuan pemijatan sendiri, lanjut Nurseto, adalah untuk melancarkan peredaran darah. Jika darah bisa berjalan lancar, maka metabolisme tubuh akan seimbang dan efeknya, tubuh akan merasa segar, ringan dan berstamina.

"Teknik pengobatan menyesuaikan keluhan pasien. Kalau diagnosa awal sakitnya tidak bisa dipijat, ya saya sarankan ke dokter atau rumah sakit. Kalau tidak boleh dipijat tapi harus diberi obat, ya saya nggak akan pijat," ujar Nurseto.

Nurseto juga selalu menekankan agar pasien melakukan tes laboratorium atau general check up usai diterapi untuk memastikan kondisi kesehatannya. Hal ini membuat pelanggan Nurseto datang berulang kali, bahkan sampai membawa anak dan cucu atau anggota keluarganya yang lain.

"Teknik ini memang bisa dipadukan dengan medis. Pasien juga semakin yakin dengan proses pengobatan yang dijalaninya karena bisa dibuktikan dengan hasil tes secara medis. Saya bukan supranatural. Teknis yang dikerjakan sangat logis dan bisa dibuktikan lewat tes medis," tandasnya.

Nurseto sendiri sudah malang-melintang sebagai terapis pijat saraf sejak 21 tahun lalu. Ia pun kini dibantu oleh 8 terapis laki-laki yang telah mengantongi sertifikasi.

Nikmati Akhir Pekan yang Sehat di Tanggal Tua? Yuk ke Pijat SarafFoto: Erliana Riady

Dari pantauan detikcom, tak hanya pasien dengan keluhan penyakit degeneratif seperti kolestrol tinggi, asam uram tinggi, diabetes dan penyakit jantung saja yang datang. Kaum milenial yang sehat dengan mobilitas tinggipun banyak yang datang.

"Saya rutin kesini tiga bulan sekali. Kalau kesini ini pijat saraf, menyegarkan tubuh dan pikiran. Istilah saya, rekreasi hati. Apalagi pas tanggal tua, cocok sekali datang kesini," kata salah satu pengunjung, Heppy.


Bagi Heppy, pijat saraf sudah menjadi kebutuhan primernya. Apalagi sebagai musisi, ia dituntut untuk memiliki stamina fisik yang prima saat manggung di berbagai kota.

"Saya sudah merasakan manfaatnya. Tubuh jadi enteng, pikiran kembali segar. Kerja nggak gampang capek. Irit di kantong," aku warga Jalan Nias ini sambil tertawa.

Tak heran, tiap hari sekitar 50 pasien datang berharap kesembuhan atau hilang rasa lelahnya di sini. Tak hanya dari Blitar sendiri, pasien juga datang dari berbagai kota lainnya seperti Banyuwangi, Bogor bahkan Kalimantan.

Penasaran? Tak usah khawatir dengan biaya. Sekali pemijatan, tiap pasien hanya dipatok tarif rata-rata Rp 50 ribu. Terapi pijat saraf milik Nurseto juga buka setiap hari, mulai pukul 06.00-15.00 WIB, kecuali di hari Jumat.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com