Kecamatan di Pasuruan Didorong Bikin Kampung Wisata Kopi

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 23 Okt 2018 14:06 WIB
Foto: Muhajir Arifin
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Berbagai upaya dilakukan para petani kopi Kabupaten Pasuruan untuk meningkatkan produksi dan pemasaran. Salah satunya dengan membangun Wisata Kampung Kopi seperti yang dilakukan petani Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

Selain sebagai lokasi pemasaran berbagai jenis kopi asli Gunung Arjuno, Wisata Kampung Kopi di Desa Jatiarjo ini juga menawarkan alternatif wisata keluarga, di antaranya tur kebun kopi hingga proses pengolahan kopi.

Dalam tur kebun kopi, para pengunjung akan diajak berjalan kaki menjelajahi kebun kopi, kemudian diberikan pemahaman tentang cara merawat pohon kopi sehingga menghasilkan buah kopi yang sempurna.


Setelah puas menjelajahi kebun kopi, pengunjung akan dipandu untuk terlibat pemrosesan pengolahan biji kopi mentah menjadi kopi matang.

Pengunjung juga diajak menyangrai kopi secara tradisional menggunakan alat-alat sederhana yang terdiri atas anglo dan tungku dengan bahan kayu bakar seperti halnya yang biasa dilakukan oleh petani kopi setempat. Pengunjung pun bisa langsung menikmati kopi yang mereka proses sendiri.

Kecamatan-kecamatan di Pasuruan Ini Didorong Bikin Kampung Wisata KopiFoto: Muhajir Arifin

Kepala Desa Jatiarjo, Sareh, mengatakan Wisata Kampung Kopi Jatiarjo dibangun sejak setahun lalu. "Alhamdulillah, dengan adanya Kampung Kopi ini produk kopi kita bisa dikenal, bahkan ada yang sudah diekspor," terangnya kepada detikcom, Selasa (23/10/2018).

Sareh mengatakan perkebunan kopi di Desa Jatiarjo memiliki luas kurang lebih 380 hektare. Sebagian besar kopi yang ditanam adalah jenis Robusta, namun sebagian di antaranya berjenis Arabika dan ada sebagian kecil yang ditanami kopi Nangka (Liberrica). Dari total luas kebun kopi tersebut, 360 hektare adalah lahan hutan yang dikola warga Desa Jatiarjo, sedangkan 20 hektare selebihnya merupakan lahan kebun milik warga yang tersebar di tiga dusun.

Kampung Wisata Kopi ini pun diapresiasi oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf. "Sangat membantu kerja pemerintah daerah dalam mempromosikan kopi asli Pasuruan," kata Yusuf saat meninjau Wisata Kampung Kopi di Desa Jatiarjo.


Keberadaan kampung ini juga dianggap sangat efektif dalam mempromosikan kopi hasil perkebunan warga. "Saya sendiri beberapa kali merasakan asyiknya berwisata di Wisata Kampung Kopi Jatiarjo. Saya berharap semua kecamatan penghasil kopi memiliki punya tempat seperti itu," lanjutnya.

Menurut Gus Irsyad, sapaan Bupati Irsyad, potensi perkebunan kopi di Kabupaten Pasuruan terus meningkat. Buktinya, areal perkebunan kopi yang tersebar di 8 kecamatan juga semakin luas. Ke-8 kecamatan penghasil kopi tersebut di antaranya Kecamatan Tutur, Purwodadi, Pasrepan, Lumbang, Puspo, Prigen, Purwosari serta Tosari.

Total luas areal perkebunan kopi di Kabupaten Pasuruan pun mencapai mencapai 4.362 hektare, dengan produksi kopi mencapai 1.222,43 ton dalam bentuk biji ose atau rata-rata seberat 532,13 kg ose/hektare. (lll/lll)