DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 13:19 WIB

Overpass Bundaran Satelit Diuji Coba, Polisi Rekayasa Lalin

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Overpass Bundaran Satelit Diuji Coba, Polisi Rekayasa Lalin Foto: Deni Prastyo Utomo
Surabaya - Dishub Kota Surabaya dan polisi mulai melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran Satelit, Kota Surabaya.

Rekayasa lalu lintas ini digelar guna mengurai kemacetan arus lalu lintas dari sisi barat dan timur Bundaran Satelit karena overpass sudah bisa digunakan. Rekayasa dimulai sejak pukul 10.00 WIB, Selasa (23/10/2018).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan penggunaan overpass di Bundaran Satelit ini masih akan dilakukan secara bertahap.

"Rekayasa lalin ini sangat rumit karena ada 5 traffic light. Jadi kita untuk memindahkan harus secara bertahap. Penggunaannya sendiri masih belum familiar, jadi selama seminggu kita akan mengarahkannya," kata Irvan kepada wartawan saat rekayasa lalu lintas, Selasa (23/10/2018).


Irvan juga menjelaskan dalam rekayasa tersebut, pihaknya akan menutup jalur dari arah barat atau Jalan HR Muhammad. Kemudian secara bergiliran menutup jalur dari arah sebaliknya, yaitu dari Jalan Majyend Sungkono.

Dua traffic light akan dimatikan dan jalan ditutup dengan barrier sehingga arus lalu lintas dialihkan ke jalur overpass di bagian tengah. Penutupan jalur akan dimulai siang ini.

Pengguna jalan dari Jalan Mayjend Sungkono menuju Jalan Raya Kupang Indah bisa melalui overpass ini. Melalui overpass ini, kendaraan bisa langsung lurus menuju Kupang Indah atau putar balik ke Jalan Mayjend Sungkono.

Sebaliknya, untuk arus lalu lintas dari Jalan Raya Kupang Indah menuju HR Muhammad atau akses Tol Surabaya-Gempol dapat melalui overpass. Lalu arus lalu lintas dari akses tol Kupang Indah menuju Jalan Mayjend Sungkono juga dapat melewati overpass.


"Untuk mempermudah pengguna jalan agar familiar dengan jalur overpass, kami akan memasang rambu-rambu. Sedangkan dari sisi Jalan Mayjend di depan Taman Makam Pahlawan juga sudah dilakukan pelebaran jalan," ungkap Irvan.

Terkait dampak keberadaan overpass ini, Irvan mengaku akan melakukan evalusi selama satu pekan ke depan sebelum resmi dioperasionalkan nantinya.

"Ini masih membutuhkan waktu, terutama bagi masyarakat dari luar kota yang turun dari arah tol," lanjutnya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed