DetikNews
Sabtu 20 Oktober 2018, 17:45 WIB

ATM di Mojokerto Dibobol dengan Las, Pelaku Bawa Kabur Rp 673 Juta

Enggran Eko Budianto - detikNews
ATM di Mojokerto Dibobol dengan Las, Pelaku Bawa Kabur Rp 673 Juta Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di dalam minimarket Jalan Raya Trowulan, Desa Watesumpak, Trowulan, Mojokerto dibobol kawanan pencuri. Para pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp 673,7 juta setelah membuka paksa kotak uang di mesin ATM menggunakan alat las.

Kapolsek Trowulan Kompol Suhartono mengatakan, bobolnya mesin ATM milik Bank BCA itu baru diketahui karyawan minimarket pagi tadi pukul 08.00 WIB. Saat membuka minimarket, karyawan tersebut melihat mesin ATM dalam kondisi rusak.

Uang di dalamnya sudah raib. Karyawan minimarket pun melaporkan pencurian ini ke Polsek Trowulan. Mendapat laporan tersebut, petugas datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Berdasarkan rekaman CCTV di dalam minimarket, pelaku berjumlah dua orang. Masuk dini hari tadi pukul 00.28 WIB, minimarket sudah tutup," kata Suhartono kepada wartawan di lokasi, Sabtu (20/10/2018).

Dia menjelaskan, para pelaku masuk ke minimarket dengan cara menjebol atap dan plafon. Titik atap yang dijebol hanya berjarak sekitar 1 meter dari mesin ATM. Mesin tarik uang tunai milik Bank BCA itu terletak di sudut kanan depan minimarket tersebut.


Lubang yang dibuat pelaku pada plafon maupun atap minimarket sekitar 1 meter persegi. Tepat di bawah lubang tersebut terdapat lemari pendingin untuk display minuman. Lemari ini diduga menjadi pijakan pelaku untuk turun dari plafon.

"Para pelaku diperkirakan naik ke atap melalui samping kanan minimarket. Di situ ada bekas panjatan. Selain itu, sebelah kanan minimarket merupakan rumah kosong. Kalau naik lewat depan akan terlihat orang karena Jalan Raya Trowulan selalu ramai," terang Suhartono.

Mantan Kapolsek Jatirejo ini menuturkan, kawanan pembobol mesin ATM ini tergolong profesional. Di rekaman CCTV minimarket nampak salah seorang pelaku membawa tas ransel yang diduga berisi alat las.

Sebelum mebongkar kotak uang di mesin ATM, mereka lebih dulu menutup kamera pengawas dengan cat semprot agar aksi mereka tak terekam.

"Ada delapan CCTV di dalam minimarket, enam diantaranya dikaburkan dengan cat semprot. Yang tidak hanya CCTV di bagian gudang dan di depan yang tidak merekam ke arah mesin ATM. Sehingga yang terekam hanya saat mereka masuk ke minimarket," ungkapnya.


Kedua pelaku, lanjut Suhartono, menggunakan jaket hitam dan memakai cadar. Mereka membuka paksa 4 kotak uang di dalam mesin ATM menggunakan alat las.

"Hasil olah TKP, kotak uang di dalam mesin ATM dirusak pelaku dengan cara dilas. Ada tiga goresan bekas las untuk membuka boks uang," ujarnya.

Setiap kotak uang di mesin ATM, menurut Suhartono, mampu menampung uang tunai Rp 230 juta. Mesin ATM milik Bank BCA itu baru diisi penuh pada Jumat (19/10) sore dengan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu sejumlah Rp 920 juta.

"Berdasarkan hasil penghitungan pihak bank, uang yang diambil pelaku Rp 673,7 juta," tuturnya.

Para pelaku, kata Suhartono, diperkirakan kabur melalui lubang sama. Pasalnya, pintu depan minimarket dalam kondisi utuh.

Di samping kanan minimarket, pihaknya menemukan sebuah kacamata warna hitam yang diduga dipakai pelaku saat mengelas kotak uang di mesin ATM. Sementara sebuah botol berisi air minum yang tutupnya dilubangi, ditemukan di dalam minimarket.

"Air minum itu isinya tinggal setengah, kemungkinan digunakan pelaku untuk mendingingkan alat las," jelasnya.

Suhartono menambahkan, modus pembobolan mesin ATM dengan alat las ini jarang terjadi di Jatim. Kasus serupa hanya pernah terjadi di Sidoarjo tahun 2016.

"Ada indikasi ada kaitan dengan pelaku, mungkin jaringan yang sama," tandasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed