DetikNews
Jumat 19 Oktober 2018, 14:13 WIB

Bila Mangkir Panggilan Pertama, Polisi Bisa Lakukan Ini ke Dhani

Zaenal Effendi - detikNews
Bila Mangkir Panggilan Pertama, Polisi Bisa Lakukan Ini ke Dhani Foto: Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera (Hilda-detikcom)
Surabaya - Polisi memberi batas waktu hingga 23 Oktober 2018 bagi Ahmad Dhani untuk panggilan pertama. Bila masih juga mangkir maka polisi mempunyai dua pilihan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan penyidik menyiapkan dua opsi untuk pemanggilan kedua bagi Dhani. Dua opsi tersebut disiapkan sebagai upaya memenuhi upaya hukum yang berlaku agar tetap berjalan.

"Kalau yang bersangkutan pada pemanggilan pertama tidak datang, 24 Oktober 2018 akan kami layangkan surat pemanggilan kedua atau melayangkan pemanggilan sebagai tersangka dengan surat perintah untuk membawa yang bersangkutan," ungkap Barung.


Barung menegaskan, pemanggilan kedua yang akan dilayangkan 24 Oktober adalah pemanggilan terhadap pentolan grup band Dewa sebagai tersangka.

"Tanggal 24 itu ada dua alternatif, pemanggilan kedua sebagai tersangka saja atau sekaligus membawa yang bersangkutan," tambah dia.


Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Peningkatan status perkara dilakukan setelah sejumlah saksi dan ahli diperiksa.

Ujaran Dhani yang berujung pelaporan pencemaran nama baik ini sempat dilontarkannya dalam video di Facebook. Saat itu, Dhani yang hendak mengikuti deklarasi tagar 2019 Ganti Presiden dihadang oleh sejumlah massa Koalisi Bela NKRI. Dalam videonya, Dhani diduga menyebut orang-orang yang menghadangnya idiot.




Tonton juga 'Fadli Zon Heran Hanya karena 'Idiot', Ahmad Dhani Jadi Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]


(ze/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed