Acara yang akan digelar di Masjid Al Akbar Surabaya itu, rencananya akan dimulai pada pukul 19.00 WIB, pada Kamis(18/10).
Sebuah tumbeng raksasa berukuran 1,5 meter berwarna merah putih akan disiapkan. Rencananya tumpeng tersebut akan dipotong oleh Habib Syech Abdul Qodir Asyyeggaf dan akan dibagikan kepada seluruh jemaah yang hadir.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN) dan menjelang pesta demokrasi tahun 2019, pihaknya mengajak semua elemen untuk berdoa bersama agar suasana Kota Surabaya aman, damai dan sejuk.
"Intinya doa bersama. Bertepatan dengan hari santri kita manfaatkan untuk berdoa agar Surabaya menjadi aman, damai, dan sejuk. Saya yakin dengan kekuatan doa insyaallah bisa," kata Rudi kepada detikcom, Rabu (17/10/2018).
Rudi juga ingin mengajak warga Kota Surabaya saling bergandengan tangan menjaga Kota Surabaya dalam menjaga ketentraman agar jauh dari ancaman perpecahan NKRI.
"Semoga Indonesia selalu dalam Lindungan Allah SWT. Dijauhkan dari bencana apapun. Mari berdoa untuk saudara-saudara kita yang lagi berduka dan tertimpa bencana alam," kata Rudi.
Dalam istigasah akbar yang digelar di Masjid Agung tersebut, rencananya akan menghadirkan KH Anwar Zahid selaku penceramah agama.
Selain itu, Polrestabes Surabya juga melibatkan Pemerintah Kota Surabaya dan TNI, sebagai penguatan sinergitas tiga pilar, dalam menjaga suroboyo aman, damai dan sejuk. (iwd/iwd)











































