TNI dan Warga Gelar Bersih Sungai di Trenggalek Antisipasi Banjir

Adhar Muttaqin - detikNews
Rabu, 17 Okt 2018 11:55 WIB
Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Aksi bersih-bersih sungai dilakukan ratusan anggota TNI Kodim 0806 Trenggalek bersama petugas gabungan dan warga jelang musim penghujan.

Aksi tersebut dilakukan di Kali Jajar Desa Salamrejo, Kecamatan Karangan. Petugas gabungan dari TNI, Satpol PP, polisi dan warga membersihkan berbagai sampah, pohon yang ambruk ke daerah aliran sungai.

Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin yang ikut dalam kerja bakti mengapresiasi program bersih kali yang diinisiasi TNI. Pihaknya mengaku, pembersihan kali sejalan dengan program pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bencana.

"Apalagi daerah Trenggalek ini baru saja mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten sehat, inilah salah satu cara untuk mempertahankan prestasi tersebut," jelas Nur Arifin kepada detikcom di lokasi pembersihan, Rabu (17/10/2018).

Wabup termuda di Indonesia ini mengakui beberapa titik daerah aliran sungai di Trenggalek perlu mendapatkan perhatian serius dari semula elemen, karena banyak sampah rumah tangga yang dibuang di sungai.


"Seperti ini tadi, masih banyak yang dibuang ke sungai, seperti popok bayi dan lain-lain. Makanya pembersihan kali ini adalah tanggung jawab kita bersama, karena erat kaitannya dengan kesadaran masyarakat," ujarnya.

Kali Jajar merupakan salah satu daerah aliran sungai yang mengarah ke wilayah kota. Potensi banjir di wilayah kota cukup besar karena titik pertemuan antara Kali Bagong dari arah Kecamatan Bendungan dengan aliran Kali Jajar dari wilayah Kecamatan Tugu dan Ponorogo.

Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Letkol Inf Dodik Novianto, mengatakan program pembersihan sungai sengaja dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Terlebih sungai yang dibersihkan tersebut mengarah ke dalam kota dan rawan menyebabkan banjir.

"Jadi memang ada beberapa titik sungai yang kondisinya itu banyak sampah, ini kalau tidak dibersihkan rawan menghambat aliran sungai, sehingga berpotensi banjir. Untuk sekarang memang kering kondisinya, tapi di saat penghujan alirannya cukup besar," katanya.

Pembersihan secara massal tersebut sekaligus juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat yang ada di sekitar sungai agar ikut menjaga daerah sekitarnya dan tidak membuang sampah sembarangan.

"Kami ajak warga sekitar agar masyarakat juga merasa memiliki tanggungjawab atas sungai di sekitarnya. Dengan ikut kerja bakti seperti ini mereka tidak asal buang sampah di sungai," ujar Dodik.

Pihaknya berharap kondisi kali yang bersih dari sampah bisa menghindarkan masyarakat dari berbagai bahaya. Mulai dari bencana banjir, penyebaran penyakit maupun kondisi lingkungan yang kumuh.

"Kegiatan ini juga sekaligus untuk memperingati HUT ke-73 TNI," imbuhnya.


Saksikan juga video 'Kemarau, Debit Air di Sejumlah Sungai Trenggalek Turun Drastis':

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)