DetikNews
Rabu 17 Oktober 2018, 07:33 WIB

Disebut Unik, Museum Kematian Unair Raih Penghargaan Nasional

Diana Ayu Novianti - detikNews
Disebut Unik, Museum Kematian Unair Raih Penghargaan Nasional Kepala Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian FISIP Unair, Toetik Koesbardiati, PhD. (Foto: Istimewa)
Surabaya - Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian Falkutas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga atau yang lebih akrab disebut Museum Kematian untuk pertama kalinya meraih penghargaan bertaraf nasional.

Penghargaan bertajuk Anugerah Purwakalagrha Indonesia Musem Awards 2018 ini diberikan di Jakarta pada tanggal 14 Oktober 2018 lalu.

"Yang tingkat nasional baru kemarin itu. Mendapatkan penghargaan dalam kategori unik, di mana yang dimaksud kategori unik itu karena kita membahas tentang kematian," terang Kepala Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian FISIP Unair, Toetik Koesbardiati, PhD, kepada detikcom, Rabu (17/10/2018).


Toetik mengaku penghargaan bergengsi ini sangat tidak diduga-duga. Apalagi museumnya berhasil 'menyingkirkan' 435 museum lain yang ada di Indonesia. Bahkan berkat temanya, Museum Kematian disebut sebagai satu-satunya di Indonesia.

"Selain kami, ada banyak museum lainnya yakni Museum Cerdas, Museum Lestari dan lain-lain. Tapi yang nominee-nya sama dengan kita itu ada 5 museum yakni Museum Tubuh Bagong, Museum Tanah, tetapi yang mendapatkan itu kita," lanjutnya.


Menurut Toetik, butuh waktu tiga tahun bagi Komunitas Jelajah sebagai penyelenggara untuk mengobservasi proses perkembangan dan inovasi yang dimiliki Museum Kematian hingga akhirnya dianggap berhak mendapatkan penghargaan tersebut.

Namun yang membuat wanita berusia 51 tahun itu bangga adalah museum mendapatkan perhatian lebih.

"Iya senanglah, merasa diperhatikan karena museum selama ini sama orang-orang kita itu kan dianggap tempat untuk barang yang lama, yang bau, yang kusam dan lain-lain, tapi kita berhasil membuat museum itu menjadi unik untuk dikenal orang," tandasnya.


Selain Anugerah Purwakalagrha, Museum Kematian juga langganan penghargaan tingkat regional. Sebelumnya, museum yang terletak di kawasan Kampus B Unair ini memperoleh juara 2 dan 3 kategori tetap pamer.

"Lebih dari itu, satu hal terpenting yang menjadi unggulan dari Museum Etnografi dan Pusat Kematian FISIP Universitas Airlangga adalah menghidupkan fungsi museum sebagai wahana untuk riset atau penelitian," tutupnya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed