Istri Polisi-TNI Bahu Membahu Memasak untuk Korban Gempa di Sapudi

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Sabtu, 13 Okt 2018 19:14 WIB
Foto: Istimewa
Sumenep - Kondisi warga Pulau Sapudi yang menjadi korban gempa Situbondo mengetuk hati anggota Bhayangkari dan Persit. Mereka bahu membahu memasak berbagai makanan untuk para korban.

Para ibu Bhayangkari hingga Persit ini memasak di dapur umum yang terbuat dari tenda sederhana. Tak hanya itu, di sela-sela memasak, para ibu-ibu juga menghibur anak-anak korban gempa dengan mengajak bernyanyi bersama.

"Kehadiran ibu-ibu ini sangat membantu, menyalurkan makanan atau minuman yang dimasak kepada masyarakat korban gempa yang mengungsi," kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol M Iqbal saat meninjau lokasi, Sabtu (13/10/2018).

Iqbal juga mengapresiasi pelayanan kesehatan di tenda posko kesehatan dari Bid Dokkes Polda Jatim. Iqbal menyebut ada beberapa personel yang dikerahkan, sedikitnya ada dua dokter yang masuk dalam 15 personel dari jajaran Polda Jatim.

Istri Polisi-TNI Bahu Membahu Memasak untuk Korban Gempa di SapudiFoto: Istimewa

Saat mengunjungi tenda posko kesehatan, Iqbal sempat melihat antrean yang panjang. Dia juga berinteraksi dengan para korban luka-luka.

"Adanya tenda posko kesehatan sangat bermanfaat, terlihat ratusan masyarakat setempat mengantre untuk berobat, terlebih masyarakat yang luka-luka akibat terkena runtuhan bangunan saat gempa," kata Iqbal.

Gempa berkekuatan Magnitudo 6,0 di Situbondo, Kamis (11/10) mengakibatkan 504 rumah rusak dan 4 orang meninggal.

Dari 504 rumah yang dilaporkan rusak, ada 117 rumah yang kerusakannya parah, 129 rumah rusak sedang, sisanya 258 unit hanya rusak ringan. Data ini mencakup 22 kecamatan dalam 4 kabupaten yang terdampak. (bdh/bdh)