Korban Gempa Situbondo Enggan ke RS, Ini Upaya Pemprov Jatim

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kamis, 11 Okt 2018 17:31 WIB
Foto: Hilda Meilisa Rinanda/File
Surabaya - Beberapa warga Sumenep, Madura, yang mengalami luka dampak gempa Situbondo, enggan dibawa ke rumah sakit. Itu diketahui setelah gubernur, kapolda dan pangdam meninjau lokasi gempa di Pulau Sapudi.

Pemprov Jatim pun menyiapkan tanda-tenda klinik yang dilengkapi obat-obatan dan dokter.

"Segera, pertama tentang dia tidak mau dipindahkan sakitnya ke Sumenep, pak Pangdam dan Kapolda menyiapkan tenda-tenda klinik untuk di sana," kata Pakdhe Karwo sapaan akrabnya setibanya di Mapolda Jatim usai meninjau lokasi gempa di Sumenep, Kamis (11/10/2018).


Bahkan, tambah dia, di klinik-klinik tersebut akan diupayakan ada operasi bila dibutuhkan.

"Bahkan, kalau-kalau sangat diperlukan untuk operasi, misalkan tentang tulang dan juga bedah, itu ditempatkan di sana tadi operasinya," lanjutnya.


Tak hanya itu saja, dirinya telah menyiapkan tim-tim yang akan bersiap jika sewaktu-waktu dibutuhkan, meski diakui tak bisa memprediksi kapan akan terjadi gempa.

"Kalau semua ilmu kan belum tahu tentang gempa itu kapan, yang kita persiapkan adalah kita menyiapkan persiapan sejak dini mengembangkan tim ini menjadi tim yang siap sewaktu-waktu," pungkasnya.


Saksikan juga video 'Digoyang Gempa, Pasien RSUD Sumenep Dievakuasi ke Luar Gedung':

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)