Warga yang Kendaraannya Jadi Korban Bom Gereja Dapat Santunan

Zaenal Effendi - detikNews
Jumat, 05 Okt 2018 16:07 WIB
Risma memberikan santunan (Foto: Istimewa)
Risma memberikan santunan (Foto: Istimewa)
Surabaya - 64 warga Surabaya yang motor dan mobilnya menjadi korban bom di tiga gereja di Surabaya mendapat santunan. Santunan tersebut cair setelah pendataan pada bulan Mei 2018 kemarin akhirnya rampung.

Santunan yang diberikan kepada korban kerusakan kendaraan bermotor merupakan hasil donasi dari seluruh warga Surabaya yang dikelola Pemkot.

Wali Kota Tri Rismaharini menyampaikan permohonn maaf atas keterlambatan dalam memberikan bantuan. Keterlambatan ini bukan disengaja, melainkan harus diverifikasi dengan detail dan benar bersama kejaksaan, kepolisian, BPK, Samsat dan pihak asuransi.

"Biar jelas itung-itungannya serta tidak ada celah hukum yang dapat merugikan kedua belah pihak di kemudian hari," ujar Wali Kota Risma di lobby balai kota lantai 2 setelah acara santunan, Jumat (5/10/2018).


Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Surabaya Imam Siswandi menjelaskan, wujud bantuan berupa uang yang diserahkan kepada para 64 orang sebanyak Rp 226.198.000.

"Paling banyak motor, sisanya baru mobil," kata Imam.

Masing-masing korban akan menerima uang sesuai dengan kerusakan yang dialami. "Jumlah uang yang diterima mulai dari Rp 300 ribu sampai 10 juta rupiah. Tergantung jenis kerusakannya," jelasnya.

Para korban kerusakan kendaraan terlebih dahulu menyerahkan KTP dan nomor rekening ke pihak Kesra. Santunan uang tidak diberikan secara tunai, melainkan ditransfer.


"Cara ini dilakukan atas perintah dari tim yang ikut mengkaji dana bantuan bersama Pemkot Surabaya," tambahnya.

Bagi korban yang belum memiliki rekening, Pemkot Surabaya menyediakan jasa pembukaan nomor rekening baru melalui Bank Jatim.

Sementara itu, Niken (25) jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro yang motornya mengalami kerusakan cukup berat akibat bom, mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkot Surabaya.

Baginya, Pemkot Surabaya sangat peduli dan tidak lupa kepada mereka yang juga terkena dampak bom. "Puji Tuhan, pemkot sangat merespon dan bertanggung jawab kepada kami semua," tutur Niken usai acara penerimaan bantuan. (ze/iwd)