Sebelum jam belajar dan mengajar dimulai, sebanyak 1.240 siswa kelas X-XII sudah berbaris rapi di aula SMAN 1 Sooko, Mojokerto. Layaknya salat berjamaah di masjid, barisan paling depan diisi pelajar laki-laki.
Dengan berseragam putih abu-abu, mereka nampak khidmat menanti salat gaib dilaksanakan. Begitu pula yang dilakukan para pelajar putri di barisan belakang. Dibalut mukena masing-masing, mereka nampak khusuk menunaikan setiap rukun salat gaib.
"Dengan salat gaib ini kami ingin mendoakan para korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala. Supaya yang meninggal khusnul khotimah," kata Yolanda Dwi Asmara (15), siswi kelas X SMAN 1 Sooko kepada wartawan usai salat gaib, Selasa (2/10/2018).
Usai salat gaib, aksi kepedulian para pelajar terhadap korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala dilanjutkan dengan penggalangan dana. Sejumlah siswa membawa kardus dan berkeliling untuk mengumpulkan sedekah dari setiap pelajar yang ikut salat.
Foto: Enggran Eko Budianto |
Hanya dalam waktu singkat, sejumlah kardus yang sebelumnya kosong, rata-rata terisi penuh dengan uang beraneka pecahan seperti Rp 2 ribu, Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu. Uang sedekah dari para pelajar itu langsung dikumpulkan untuk dihitung.
"Kami juga mendonasikan sebagian uang saku kami untuk membantu korban gempa dan tsunami yang selamat," ujar salah seorang siswa kelas XI SMAN 1 Sooko, Fitrah Fauzi.
Guru Pendidikan Agama Islam SMAN 1 Sooko, Fathur Rahman menjelaskan, di samping untuk meringankan para korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, aksi ribuan siswa ini juga wujud penerapan ilmu yang diterima di sekolah.
"Ini pembelajaran bagi anak-anak terkait kompetensi bersifat sosial. Kepekaan anak-anak kami latih dan kami biasakan di momentum seperti ini. Juga bagian dari praktik langsung penerapan persaudaraan sesama manusia maupun sebangsa dan setanah air," terangnya.
Hasil penggalangan dana oleh para siswa, tambah Fathur, akan langsung disalurkan ke para korban selamat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. "Penyalurannya akan kami lewatkan lembaga yang kredibel, yang dipastikan sampai ke sana," tandasnya.
Saksikan juga video 'Distribusi Bantuan Bencana Butuh Angkutan Udara':
(lll/lll)












































Foto: Enggran Eko Budianto