Kenang Peristiwa Madiun 1948, Monumen Kresek Jadi Lokasi Upacara

Sugeng Harianto - detikNews
Senin, 01 Okt 2018 13:15 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun memusatkan upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Kare. Monumen Kresek merupakan saksi bisu pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang terjadi di Madiun pada tahun 1948.

"Kita ingin anak muda tahu sejarah kelam Madiun yang saat itu peristiwa 1948 dijajah oleh bangsa sendiri yaitu PKI. Jangan sampai peristiwa itu terulang pada anak cucu kita," terang Bupati Madiun H. Ahmad Dawami kepada wartawan usai menjadi inspektur upacara, Senin (1/10/2018).


Sebelum upacara, Damawi juga memimpin doa bersama untuk para korban kebiadaban PKI di Madiun.

Usai upacara, Dawami didampingi oleh Wakil Bupati Madiun Hary Wuryanto beserta 30-an pelajar yang ambil bagian dalam upacara ini mendengarkan paparan sejarah singkat tentang pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948. Pelajar tampak seksama mendengarkan dan melihat replika kekejaman PKI.

Kenang Peristiwa Madiun 1948, Monumen Kresek Jadi Lokasi UpacaraFoto: Sugeng Harianto

Sebelumnya, mereka juga diajak untuk melakukan longmarch jejak para korban PKI di Madiun.

"Sebelum kegiatan upacara, kita juga telah laksanakan longmarch oleh pelajar agar mereka tahu sejarah kelam peristiwa Madiun tahun 1948," terang Dawami.


Salah satu pelajar yang ambil bagian dalam upacara ini, Davi (16) mengaku prihatin atas nasib para tokoh di Madiun yang menjadi korban kekejaman PKI.

"Sebagai pelajar dan generasi penerus bangsa, saya tidak akan pernah takut untuk memerangi aksi teror yang melawan ideologi Pancasila seperti PKI," ujarnya kepada detikcom.


Simak Juga 'Kenang Peristiwa G30S/PKI, Kunjungi 4 Wisata Bersejarah Ini':

[Gambas:Video 20detik]

(lll/lll)