DetikNews
Rabu 26 September 2018, 16:45 WIB

Lagi, Korban Penipuan Berkedok Investasi Apartemen Sipoa Demo

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Lagi, Korban Penipuan Berkedok Investasi Apartemen Sipoa Demo Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Korban penipuan Apartemen Sipoa yang tergabung dalam Forum Peduli Masyarakat Bawah (FPMB) kembali menggelar unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dalam orasinya, mereka menuntut KPK ikut memantau proses persidangan kasus Sipoa. Puluhan massa ini membentangkan spanduk bertuliskan 'KPK harus turun tangan dalam persidangan Sipoa'.

Selain membawa spanduk, massa juga membawa poster Tee Teguh Kinarto. Tee Teguh Kinarto, salah satu pemegang saham PT Bumi Samudra Jedine, yang merupakan perusahaan di bawah naungan PT Sipoa Group.

Mereka juga menyuarakan agar KPK turun tangan mengawasi sidang kasus penipuan dan penggelapan Sipoa dengan terdakwa Budi Santoso dan Klemen Sukarno Candra. Dan mendesak majelis hakim bekerja secara profesional.

"Ada hakim yang diduga menutup-nutupi kedok dari dalang atau otak kasus penipuan Sipoa," teriak salah satu massa, Rabu (26/9/2018).

Sementara salah satu korban Sipoa, Muhammad Aldo mengaku telah menyurati semua pihak.

"Saya sudah mengirim surat ke presiden, wakil presiden, staf presiden, Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan kepolisian. Tapi tidak ada respon sama sekali, saya harus bagaimana lagi," kata Aldo sembari menitikkan air mata.

Aldo pun mendesak agar KPK menyelidiki proses persidangan kasus Sipoa di PN Surabaya. Sebab mereka menilai ada permainan di pengadilan. Rencananya Aldo bersama korban lainnya berencana akan mendatangi KPK serta institusi lain secara langsung.

"Saya ingin KPK menyelidiki sidang Sipoa. Saya akan mengantar sendiri surat ini ke KPK minggu depan," tandas Aldo.

Aksi massa ini berjalan kurang lebih 1 jam. Mereka pun bubar dengan tertib tanpa menghalangi arus lalu lintas.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed