DetikNews
Selasa 25 September 2018, 17:21 WIB

Seorang Kakek Sodomi Bocah 9 Tahun, Modusnya Dirayu Uang Saku

Adhar Muttaqin - detikNews
Seorang Kakek Sodomi Bocah 9 Tahun, Modusnya Dirayu Uang Saku Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Polisi menangkap seorang kakek yang telah melakukan tindak asusila berupa sodomi terhadap anak laki-laki 9 tahun. Paniyo (60), warga Kecamatan Durenan. ditangkap setelah dilaporkan orang tua korban

Koban diduga disodomi pelaku dengan iming-iming mainan layang-layang serta uang saku.

"Awalnya pelaku memanggil korban dan dibuatkan layang-layang, kemudian pelaku memberi uang Rp 10 ribu. Setelah itu pelaku mengajak korban ke rumah kosong di dekat rumahnya," kata Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra, Selasa (25/9/2018).

Di rumah kosong tersebut pelaku langsung meminta koban untuk menuruti kemauannya. Pria paruh baya tersebut kemudian melakukan aksi sodomi terhadap bocah 9 tahun itu.


Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana mengatakan sebelum proses penyidikan dilakukan, pihaknya terlebih dahulu melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap korban dan pelapor, mulai dari visum hingga kondisi psikologisnya.

"Jadi prosesnya ini panjang, makanya kami visum dulu, ini untuk memastikan apakah benar-benar sodomi atau bukan. Dari situlah diketahui jika anus korban mengalami luka. Kemudian pemeriksaan juga kami lakukan dengan melibatkan psikiater," jelas Sumi Andana.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 'hand and body lotion', celana dalam korban, kaos serta seragam sekolah milik korban.

"Dari bukti-bukti medis dan keterangan korban maupun pelaku kami yakin sodomi itu terjadi. Pelaku sendiri juga mengakui saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," jelas perwira pertama ini.


Sementara itu tersangka Paniyo justru membantah melakukan aksi sodomi. Pihaknya juga berdalih perbuatan tidak senonoh itu bukan atas bujuk rayunya, namun korban yang datang dan mengajaknya.

"Dia mau berangkat sekolah menghampiri saya dan mengajak itu, sudah saya bilang tapi dia maksa dan minta uang saku. Ya akhirnya saya mau," kata Paniyo.

Dari pengakuannya, aksi cabul tersebut telah dilakukan sebanyak empat kali dengan korban yang sama. Saat ini polisi juga masih melakukan pengembangan, karena diduga jumlah korban tidak hanya satu.

Akibat perbuatannya, kini Paniyo harus mendekam di tahanan Polres Trenggalek dan dijerat dengan pasal 82 KUHP serta Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.



Tonton juga 'Babeh Penyodomi 41 Anak: Saya Begini Sejak Ditinggal Istri':

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed