DetikNews
Senin 24 September 2018, 10:44 WIB

Sempat Mengigau, Murid yang Diculik Guru Sobirin Jalani Trauma Healing

Muhammad Aminudin - detikNews
Sempat Mengigau, Murid yang Diculik Guru Sobirin Jalani Trauma Healing Foto: Istimewa
Malang - Pendampingan untuk memulihkan kondisi psikis bocah yang menjadi korban guru Sobirin (40) tengah dilakukan oleh polisi. Trauma healing melibatkan Polwan Polres Malang dan tim dari Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Malang.

"Kami perintahkan team trauma healing dari Polwan Polres Malang bersama teman-teman dari P2TP2A ke rumah korban penculikan dan pelecehan seksual di wilayah Pakisaji," terang Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung kepada detikcom, Senin (24/9/2018).


Yade mengungkapkan kehadiran team trauma healing tak lepas dari kondisi terakhir murid Sobirin tersebut. Bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini disebutkan tak mengalami trauma berat pasca menjadi korban penculikan tersangka Sobirin beberapa hari lalu.

"Kami harapkan korban tak mengalami trauma. Informasi yang kami terima, kemarin malam korban sempat kesulitan untuk tidur dan terus mengigau minta pulang. Makanya, pagi ini kami kirim team trauma healing untuk mendatangi rumah korban," beber Yade.


Diberitakan sebelumnya, Sobirin membawa korban berkemah di perbukitan wilayah Poncokusumo, Kabupaten Malang, terhitung sejak hari Rabu (19/9) hingga tertangkap di hari Sabtu (22/9).

Sobirin merupakan guru tidak tetap (GTT) untuk ekstrakurikuler kesenian di sekolah korban dan tinggal di Desa Karangduren, Pakisaji, Kabupaten Malang. Betis kanan Sobirin terluka akibat tertembus timah panas petugas saat penangkapan.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed