DetikNews
Minggu 23 September 2018, 11:59 WIB

Polisi akan Tindak Tegas Penyebar Hoaks Selama Masa Kampanye

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Polisi akan Tindak Tegas Penyebar Hoaks Selama Masa Kampanye Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Polri dan TNI siap mengamankan wilayah Jawa Timur secara maksimal selama masa kampanye Pemilu 2019. Berita meresahkan, ujaran kebencian, dan hoaks akan diperangi.

"Saya selaku Kapolda Jawa Timur didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya sebagai aparatur negara akan menjaga ketertiban masyarakat khususnya Jawa Timur," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan pada Deklarasi Kampanye Damai di KPU Jawa Timur, Jalan Tenggilis, Minggu (23/9/2018).

Luki juga mengajak warga Jawa Timur agar berkampanye damai dalam Pemilu 2019. Luki mengimbau warga Jawa Timur untuk menghindari informasi hoax dan menaati aturan pemilu 2018.

"Kami mengajak warga Jawa Timur untuk betul-betul mengajak kampanye Damai. Hindari masalah hoaks, masalah ujaran kebencian dan kampanye hitam. Selain kami mengajak agar semuanya, baik itu masyarakat tim kampanye agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh KPU dan undang-undang," ujar Luki.


Luki juga kembali menegaskan akan menjaga keamanan wilayah Jawa Timur. Selain itu, Polri dan TNI akan bersikap netral dalam Pemilu 2019.

"Yang jelas akan kami amankan wilayah Jawa Timur dan kami TNI dan Polri akan netral," ungkap Luki.

Luki menyampaikan akan menindak tegas siapapun pada saat masa kampanye dan pemilu 2019 yang menyebarkan informasi hoaks dan ujaran kebencian.


"Kami akan menjaga wilayah Jawa Timur secara maksimal. Terutama dalam menghadapi berita hoaks, politik khianat, politik sara dan berita yang betul-betul mengganggu di media-media sosial akan kami tindak tegas," ungkap Luki.

Untuk mengantisipasi informasi hoaks dan ujaran kebencian selama pemilu 2019, Luki sudah mengerahkan jajaran polri di Polda Jatim untuk selalu memantau secara maksimal.

"Saya sudah perintahkan kepada seluruh Kapolres untuk memantau bersama-sama Panwaslu selama kegiatan kampanye ini. Tim cyber sudah kami bentuk untuk memantau informasi-informasi yang menyimpang," tegas Luki.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed