Aldo sempat dirujuk ke RS Saiful Anwar, Kota Malang. Namun pada Kamis (20/9) malam, Aldo sudah diperbolehkan pulang dan hanya perlu rawat jalan.
Sebagian besar warga yang datang adalah ibu-ibu yang tak hanya khawatir dengan kondisi Aldo, tetapi juga penasaran dengan peristiwa yang dialami siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) itu.
"Aduh, kok sampai begini. Pastinya sakit ini," ujar seorang ibu paruh baya yang datang membesuk ketika melihat luka di paha, pantat dan punggung Aldo yang dibalut perban.
Namun pada akhirnya banyak dari mereka yang berucap syukur karena Aldo masih bisa selamat dari peristiwa itu.
"Untungnya bisa selamat ya," tutur seorang ibu lainnya.
Ibu Aldo, Santi (28) mengaku sejak pagi rumahnya terus didatangi kerabat dan warga yang ingin melihat kondisi putra sulungnya pasca menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Sudah mulai pagi, banyak yang datang ingin melihat. Di sini memang begitu kalau ada warga atau saudara yang sedang mengalami musibah," bebernya kepada detikcom, Jumat (21/9/2018).
Aldo sendiri sudah terlihat santai, meski luka-luka di tubuhnya cukup membuatnya sulit untuk bergerak bebas. Bocah itu terlihat tegar menghadapi peristiwa yang menyebabkan banyak luka cakar dan gigitan anjing di tubuhnya.
Di sela warga dan kerabat yang membesuk, Aldo pun berupaya menghibur dirinya dengan bermain gadget milik orang tuanya. (lll/lll)











































