DetikNews
Jumat 21 September 2018, 07:03 WIB

Jumat Berkah, Warung di Lamongan Ini Bebaskan Pembeli Bayar Suka-suka

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat Berkah, Warung di Lamongan Ini Bebaskan Pembeli Bayar Suka-suka Warung Sedekah di Lamongan hanya buka hari Jumat-Minggu. (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan - Belakangan makin banyak orang membuka usaha sembari beramal. Salah satunya juga ditemui di Kabupaten Lamongan. Namanya Warung Sedekah.

Sesuai dengan namanya, warung ini menjual aneka makanan dan pelanggan dibebaskan untuk membayar seikhlasnya dan semampunya. Menurut pendirinya, Warung Sedekah tidak bermaksud untuk meraih untung, namun berbagi untuk sesama.

"Warung Sedekah ini kami dirikan bersama teman-teman dengan niat murni untuk membantu sesama," kata salah satu penggagas Warung Sedekah, Afif Zai kepada detikcom, Jumat (21/9/2018).


Afif menuturkan, ia bersama 7 orang penggagas lainnya ingin membantu masyarakat dan pelanggan lainnya agar bisa membeli makan pas dengan kondisi keuangan mereka.

"Niatannya murni membantu masyarakat, karena sekarang daya beli masyarakat sedikit menurun, bahkan tidak membayar juga tidak apa-apa," ujar Afif yang juga seorang pedagang asal Babat ini.

Namun, Afif menegaskan jika Warung Sedekah hanya buka di hari-hari Jumat hingga Minggu. Menu selama tiga hari buka inipun berbeda-beda, yaitu di hari Jumat menu lalapan, Sabtu nasi pecel, dan Minggu nasi jagung dan sayur lodeh ikan asin.

"Di luar hari itu, kami tutup. Jumat hingga Minggu itu kita buka dari jam 9 pagi sampai habis," kata Afif yang mengaku tak jarang warung mereka tutup dengan cepat karena saking larisnya.


Untuk itu, Afif mempersilakan bila ada masyarakat yang ingin membuka Warung Sedekah di tempat lain. Pihaknya akan membantu menyalurkan modal berupa bahan makanan. Bahan-bahan ini juga diperoleh dari para dermawan. Akan tetapi untuk saat ini, Afif mengungkapkan jika Warung Sedekah hanya berlokasi di Jalan Laras-Liris Nomor 53 Kota Lamongan.

"Banyak yang membantu, ada yang membantu beras, ikan dan lainnya. Jumlahnya sangat banyak," terang Afif.

Salah satu pembeli, Udin mengaku terbantu dengan keberadaan warung ini. Pelanggan seperti dirinya bisa menyesuaikan makan dengan membayar semampu mereka. "Banyak juga pelanggannya, saya juga sering ke sini," tuturnya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed