DetikNews
Rabu 19 September 2018, 14:19 WIB

Polwan Terima Rp 450 Juta, Polisi: Jangan Percaya Calo

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Polwan Terima Rp 450 Juta, Polisi: Jangan Percaya Calo Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera (Foto: Rois Jajeli)
Surabaya - Terkait kasus Kasus terciduknya Polwan yang menerima Rp 450 juta untuk bintara yang ingin masuk polisi, polisi mengimbau masyarakat agar tak mudah percaya siapapun, bahkan terhadap polisi sekalipun. Saat ini tak ada celah bagi siapapun untuk mengakali rekrutmen polri.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menegaskan proses penerimaan anggota polisi sekarang dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Barung mencontohkan, setiap tahapan penerimaannya akan langsung diumumkan di lokasi, saat itu juga.

"Begini imbauan saya bahwa menjadi anggota polisi itu sekarang transparan dan akuntabel, setiap tahapan dalam seleksi masuk bintara maupun perwira itu langsung diumumkan," ujar Barung saat dihubungi detikcom di Surabaya, Rabu (19/9/2018).


Tak hanya itu, Barung menambahkan, bahwa tak lagi ada jeda waktu untuk calo ataupun orang dalam melakukan hal-hal curang. Barung juga mengatakan pengumuman itu disaksikan semua pihak, baik peserta, orang tua peserta hingga Lembaga-lembaga yang diundang polisi.

"Tidak ada lagi jeda waktu untuk kita melakukan hal-hal curang yang berkaitan dan semua menyaksikan baik peserta, orang tua, maupun lembaga lainnya yang diundang ke kepolisian dalam rangka transparansi itu," katanya.

Berkali-kali, Barung menegaskan kepada peserta agar tidak percaya pada calo. Meskipun ada oknum polisi yang menawari, Barung mengimbau agar tak lantas percaya. Karena pihaknya tak menyediakan ruang untuk calo.


"Kemudian yang kedua, jangan percaya calo termasuk di dalamnya anggota polisi sekalipun yang menjanjikan itu semua. Karena itu semua bohong," lanjutnya.

Untuk masyarakat yang ingin menjadi anggota polisi, Barung menyarankan agar percaya pada kemampuan diri sendiri. Dia juga meminta calon anggota agar lebih fokus untuk memperbaiki kualitasnya agar lolos.

"Percaya pada diri sendiri, karena sekarang ini seleksi itu menjadi suatu yang unggulan Polri dalam rangka transparansi itu," tandas Barung.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed