DetikNews
Selasa 18 September 2018, 19:48 WIB

Diduga Karena Asmara, Pemuda di Malang Ditemukan Gantung Diri

Muhammad Aminudin - detikNews
Diduga Karena Asmara, Pemuda di Malang Ditemukan Gantung Diri Rumah pemuda di Malang yang ditemukan gantung diri dalam kamarnya. (Foto: Istimewa)
Malang - Warga Jalan Kendalsari, Lowokwaru, Kota Malang, dikejukan dengan kematian Thoriq Erza Putra (19). Thoriq ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di dalam kamarnya. Ada kabar, aksi nekat korban dilakukan karena persoalan asmara.

Awalnya nenek korban Nurhayati (60) mencoba memanggil-manggil korban. Namun karena korban tak kunjung menyahut, Nurhayati menjadi curiga.

Nenek berusia 60 tahun ini lantas mengecek ke kamar korban. Dan ia pun berteriak histeris mendapati cucunya telah gantung diri. Teriakan korban terdengar oleh tetangga yang langsung mendatangi rumah korban.

Kejadian itu langsung dilaporkan kepada pengurus RT, dan tak berselang lama polisi tiba di lokasi kejadian.


Dari hasil olah TKP terungkap, korban gantung diri menggunakan kabel sepanjang kurang lebih 2 meter. Kabel dililitkan ke bagian leher dan batang kayu di belakang pintu kamar.

Pasca dievakuasi, jenazah korban lantas dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidupnya karena persoalan asmara. Keluarga mengaku korban sudah beberapa kali mencoba melakukan tindakan bunuh diri. Namun aksi itu kerap dipergoki oleh sang nenek.


"Mungkin karena ada persoalan, hingga jadi pendiam dan sering menyendiri di kamar. Sekolah juga tak mau melanjutkan," terang Nurhayati saat memberikan kesaksian, Selasa (18/9/2018)

Nurhayati juga tak menyangkal jika muncul dugaan persoalan asmara yang membuat cucunya nekat bunuh diri. Setahu Nurhayati, korban memiliki pacar ketika masih duduk di bangku SMK. "Kayaknya putus nyambung pacarannya," imbuhnya.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Pujiono memastikan penyebab kematian korban adalah murni gantung diri, dan dikuatkan dengan ciri-ciri yang ditemukan pada tubuh korban.

"Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dugaan sebelumnya korban sudah pernah akan bunuh diri, tapi gagal. Untuk memastikan penyebab kematian korban secara medis dilakukan autopsi," ungkap Pujiono terpisah.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed