DetikNews
Rabu 12 September 2018, 19:15 WIB

OK OCE Dikatakan Gagal, Ini Kata Sandiaga Uno

Muhammad Aminudin - detikNews
OK OCE Dikatakan Gagal, Ini Kata Sandiaga Uno Sandiaga Uno di Malang (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Sandiaga Uno melihat OKE OCE bukan program yang gagal. Bahkan Sandi berkeinginan OKE OCE masuk dalam program nasional jika kelak terpilih sebagai Wakil Presiden. Sandi pun menjelaskan kondisi OKE OCE sebenarnya.

"Perlu saya luruskan, tidak ada yang tutup dan hanya satu yang tutup, karena pindah tempat. Dan harus dibedakan juga OKE OCE yang digagas oleh masyarakat sendiri maupun yang dibesut oleh Pemprov (DKI Jakarta)," jawab Sandi kepada detikcom di Kampung Budaya Polowijen, Rabu (12/9/2018).

Menurut Sandi, dunia bisnis sangat wajar mengalami pasang surut. Khusus OKE OCE adalah langkah konkret pembentukkan lapangan kerja di Jakarta. "Bisnis sangat dinamis, kini sudah ada 51 ribu lebih peserta OKE OCE dan ini pembentukkan lapangan kerja yang tersedia di Jakarta dan kini sudah berjalan dan menjadi harapan masyarakat," ujar mantan Wagub DKI Jakarta ini.


Bakal Calon Wakil Presiden yang digandeng Prabowo Subianto ini juga melihat Kampung Budaya Polowijen yang dikunjunginya dalam lawatan di Kota Malang, memiliki potensi untuk hadirnya OKE OCE.

"Karena di sini (Kampung Budaya Polowijen) sudah ada pendampingan, juga ada membuat topeng serta batik yang akan didorong untuk menggerakkan ekonomi rakyat," ungkap Sandi.

Dikatakan sandi, OKE OCE bersifat universal. Sandi tengah mempersiapkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat ini diangkat skala nasional. Upgrade skala nasional pun tengah dirancang sebaik mungkin oleh Sandi.


"OKE OCE memiliki sifat universal. Kami sedang pastikan untuk diangkat skala nasional. Tapi yang di DKI sudah bejalan, alhamdulillah. Kemarin secara resmi sudah 100 persen kami serah terimakan kepada Pemprov DKI, hasilnya sangat-sangat, progresnya sangat baik," paparnya.

OKE OCE atau One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship adalah program pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berusaha melakukan pembinaan kewirausahaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Program ini mulai dijalankan saat kepemimpinan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Jakarta.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed