Kapolsek Jetis Kompol Subiyanto mengatakan, tengkorak manusia ini pertama kali ditemukan oleh Yan Richo Wicaksono, warga Dusun Balongsono, Desa Canggu pada Minggu (9/9). Saat itu Yan sedang memancing ikan di sungai Desa Canggu.
Tulang kepala manusia tersebut, lanjut Subiyanto, ditemukan tergeletak di dasar sungai. Kebetulan saat penemuan, air sungai sedang dangkal lantaran rendahnya debit air di musim kemarau.
"Hanya ditemukan tengkorak manusia dan tulang lengan tangan," kata Subiyanto kepada detikcom, Senin (10/9/2018).
Tengkorak dan tulang lengan manusian itu, kata Subiyanto, kini telah dievakuasi ke Mapolsek Jetis. Tengkorak tersebut diperkirakan berumur puluhan tahun dan sudah menyerupai fosil. Pasalnya, tengkorak ini berwarna cokelat tua.
"Perkiraan saya tulang belulang ini sejak zaman perang dulu," ujarnya.
Tulang belulang ini diperkirakan sejak lama tertanam di dasar sungai Canggu. Tengkorak dan tulang lengan muncul di dasar sungai diduga akibat tergerus arus.
Hingga siang ini, tambah Subiyanto, identitas tengkorak manusia ini belum terungkap. Menurut dia, warga sekitar juga tak ada yang merasa kehilangan keluarganya dalam waktu lama.
Pihaknya akan menyerahkan temuan tersebut ke Sat Reskrim Polresta Mojokerto untuk identifikasi. "Reskrim akan mengirimnya ke Dokes Polda, kalau sudah teridentifikasi baru kami tahu milik siapa," tandasnya. (iwd/iwd)










































