detikNews
Selasa 04 September 2018, 18:57 WIB

Geledah Rumdin Wali Kota Blitar, KPK Datangkan Tukang Kunci

Erliana Riady - detikNews
Geledah Rumdin Wali Kota Blitar, KPK Datangkan Tukang Kunci Foto: Erliana Riady
Blitar - Lagi, tim anti rasuah melakukan penggeledahan di rumah dinas Wali Kota Blitar. Rumah di Jalan Sudanco Supriyadi no 18 Kota Blitar itu tertutup gerbangnya, begitu kabar beredar KPK kembali melakukan penggeledahan.

Informasi yang dihimpun, ada satu mobil dengan empat anggota KPK memasuki halamam rumah dinas itu sekitar pukul 14.00 wib, Jumat (31/8/2018).

Dari pengamatan detikcom, tampak mobil warna hitam terparkir di sisi kiri rumah yang dominan bercat merah itu. Seorang petugas berbadan besar, tampak mengeluarkan sebuah koper besar berwarna silver. Koper itu lalu dibawa masuk ke dalam rumah dinas.

Kedatangan KPK ini merupakan kali keempat, pasca penetapan Samanhudi Anwar dalam kasus dugaan suap pembangunan sekolah SMPN 3 di Kota Blitar.

Kapolresta Blitar AKBP Adewira Siregar membenarkan adanya giat KPK siang ini. Seperti biasa juga, Ade memyatakan tidak mengetahui kepentingan tim KPK di Blitar.


"Kami hanya dimintai bantuan pengamanan terbuka. Ada empat personil Sabhara kami kirimkan untuk pengamanan itu. Untuk kegiatan nya KPK yang menentukan, kami tidak tahu," kata Adewira

Sementara, Susilo Prabowo alias Embun, kontraktor yang diduga sebagai penyuap Bupati Tulungagung Sahri Mulyo dan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar mulai disidang di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Dalam kasus ini, Samanhudi sebagai penerima suap juga ikut menjadi tersangka. Namun, keduanya masih proses di KPK, belum disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya.


Dalam sidang Jumat (31/8) Susilo Prabowo resmi berstatus terdakwa. Jaksa penuntut umum KPK, menjerat dengan dakwaan primer sebagaimana dalam pasal 5 ayat 1 huruf b Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 65 ayat 1 KUHP.

Sedangkan uang yang diberikan kepada Samanhudi, antara lain terkait proyek fasilitas pendukung stadion Supriyadi Blitar, dan proyek pembangunan tahap dua SMP 3 Blitar.

Pantauan detikcom, ada seorang lelaki naik vespa masuk ke rumdin. Lelaki paruh baya itu membawa sebuah tas kanvas yang kotor bekas oli. Beredar isu, jika ada sebuah brankas di dalam kamar pribadi Samanhudi yang tidak bisa dibuka tim KPK. Apakah itu tukang kunci untuk membuka brankas di kamar pribadi Samanhudi?

"Memamg benar ada seorang tukang kunci yang dipanggil KPK. Tapi saya tidak tahu apa yang akan dibuka," kabid Tibum Satpol PP Kota Blitar Adam Bachtiar

Tim KPK tampak keluar membawa sebuah koper silver. Mereka baru bergeser dari rumah dinas walikota pada pukul 17.40 wib. Mobil berplat nomor W 1718 PY keluar halaman rumdin menuju ke arah barat.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com