Diguyur Bonus, Pesilat Sarah Hajikan Orang Tua dan Mertua

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 04 Sep 2018 13:47 WIB
Sarah bersama civitas akademi kampusnya (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya - Bergelimpangan bonus usai meraih medali emas pada ajang Asian Games 2018, di cabang olahraga pencak silat. Tak membuat Sarah Tria Monita jemawa.

Sarah mengaku ingin memanfaatkan bonus sebesar Rp 1,5 miliar dari pemerintah untuk menuntaskan cita-cita mulia kepada kedua orang tuanya dan mertuanya agar segera bisa naik haji.

"Alhamdulillah bonus sudah cair. Yang pasti pertama buat zakat dan yang kedua buat berangkat naik haji kedua orang tua dan mertua," kata Sarah.

Sebelum menekuni pencak silat, Sarah mengaku kepincut dengan bola voli sejak usia dini. Namun hingga memasuki SMP, kemampuan Sarah di bola voli tidak berkembang.

"Awalnya dulu mengikuti voli. Tapi tidak berkembang disarankan oleh mama untuk pindah ke pencak silat. Ya udah Sarah tekuni, Alhamdulillah sekarang bisa meraih emas," ungkap Sarah yang Maret kemarin menikah dengan sesama atlet pencak silat, Iqbal Chandra Pratama, yang juga meraih medali emas.


Saat bertanding, Sarah mengaku tidak mudah. Ia harus berhadapan dengan musuh bebuyutannya asal Vietnam yang sering ia jumpai diajang pencak silat internasional. Pada final, Sarah berhasil menumbangkan pesilat asal Laos yakni Nong Oy Vongphakdy dengan skor 5-0.

"Lawan terberat di penyisihan dan semi final melawan Vietnam, di final lawan Laos, namun semi final lebih berat," kata Sarah.

Usai meraih emas pada cabor pencak silat, Sarah mengaku kedepan ia menargetkan bisa tampil dalam Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

"Targetnya semoga bisa bertanding di Olimpiade Tokyo," ungkap Sarah.

Saat ditanya apakah Sarah akan mengambil tawaran dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi yang memberikan bonus lain bagi peraih medali emas dan perak bisa menjadi pegawai negeri sipil (PNS), Sarah mengaku tak akan menyia-nyiakan kesempatan itu.


"Iya akan diambil. Karena untuk menjadi PNS sangat susah, jadi sudah dapat pasti diambil. Karena banyak yang mengingikannya," ungkap Sarah sembari melempar senyum.

Saat ditanya apakah sudah berbulan madu bersama sang suami Sarah pun tersimpu malu.

"Belum. Insyaallah kalau acara susah selesai, maksudnya urusan-urusan susah selesai. Kami akan bulan madu. Insyaallah akan ke Bali," tutup Sarah tersipu malu. (iwd/iwd)