detikNews
Jumat 31 Agustus 2018, 16:42 WIB

Belum Terima Surat Bupati, Pelebaran Jalan ke Bandara Jember Disetop

Yakub Mulyono - detikNews
Belum Terima Surat Bupati, Pelebaran Jalan ke Bandara Jember Disetop Alat berat yang sempat diturunkan untuk melebarkan jalan menuju Bandara Notohadinegoro. (Foto: Yakub Mulyono)
Jember - Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XII menyetop proses pelebaran jalan menuju Bandara Notohadinegoro yang melewati lahan milik PTPN XII kebun Mumbulsari di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Penghentian dilakukan karena pihak PTPN XII belum menerima surat dari Bupati Jember.

"Kami dari Kebun Mumbulsari belum dapat izin dari Surabaya, dari direksi dan pimpinan. Permintaan Direksi, jauh hari sebelumnya minta surat dari Bupati," kata Manajer Kebun Mumbulsari PTPN XII Kis Hartono kepada wartawan, Jumat (31/8/2018).

Surat beserta masterplan pengembangan Bandara Notohadinegoro itu, lanjut Kis, akan menjadi dasar laporan ke Dewan Komisaris PTPN XII dan para pemegang saham. Permintaan surat dan masterplan juga mengacu pada hasil pertemuan antara pihak Angkasa Pura yang akan mengelola bandara, Pemkab Jember selaku pemangku wilayah, dan PTPTN XII selaku pemilik lahan.


"Mintanya PTPN XII hanya masterplan. Kalau jalan itu masuk masterplan, Insya Allah boleh, langsung (jalan boleh dilebarkan, red). Karena apa, dari direksi akan langsung berkirim surat ke Dewan Komisaris dan pemegang saham. Kalau hanya lisan, nggak ada surat, direksi nggak punya pegangan. Apa pegangannya?" terang Kis.

Kis mengakui memang sudah ada kesepakatan antara AP II, Pemkab Jember, dan PTPN XII tentang pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember. Namun kesepakatan tersebut belum dituangkan ke dalam nota kesepahaman atau MoU.

"Memang ada kesepakatan, belum perjanjian atau MoU. Nanti dari kesepakatan itu membentuk perjanjian atau MoU. Ada tiga pihak, AP II, Pemda dan PTPN," ujarnya.

Pihaknya, tambah Kis, sudah proaktif agar bupati berkirim surat sebelum pelebaran jalan dilakukan. Bahkan ia berkali-kali berusaha menemui langsung Bupati Jember, dr Faida, namun hal itu belum membuahkan hasil.


Menurut Kis, jalan yang hendak dilebarkan itu berada di luar kawasan bandara yang selama ini memang sudah memiliki surat perjanjian dengan Pemkab Jember. Jalan sepanjang hampir 2 km dengan lebar 3,5 meter itu saat ini masih masuk dalam kawasan HGU PTPN XII.

"Makanya kita butuh masterplannya. Apakah jalan itu memang masuk masterplan. Apalagi perkembangan terakhir, bandara akan dikembangkan ke barat, sementara jalan yang dilebarkan ada di timur, nah ini nantinya terus bagaimana? Kan butuh kejelasan," tandas Kis.

Jalan menuju bandara yang melewati lahan PTPN XII itu rencananya akan dilebarkan menjadi 7 meter. Pihak kontraktor pemenang tender kemarin telah menurunkan alat berat di sisi jalan yang hendak dilebarkan. Namun hingga saat ini aktivitas pelebaran jalan belum dilakukan karena terbentur surat tersebut.

Sementara itu, Faida belum berhasil dikonfirmasi terkait persoalan tersebut. Berkali-kali nomornya dalam kondisi tidak aktif saat dihubungi. Demikian juga Sekretaris Kabupaten Jember Ir Mirfano. Panggilan ke nomor ponselnya tidak diangkat.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com