Pembangunan Tol Gempol-Pasuruan Seksi III Terus Dikebut

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 30 Agu 2018 14:32 WIB
Pembangunan Tol Gempol-Pasuruan Seksi III/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Pembangunan konstruksi Tol Gempol-Pasuruan seksi IIIa dikebut. Ruas tol yang membentang dari Kelurahan Bukir Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan hingga Desa Karangpandan Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan, ditargetkan rampung Desember 2018.

"Tol Gempol-Pasuruan seksi IIIa mulai Bukir hingga Karangpandan ini sepanjang 4,5 KM kami target rampung Desember tahun ini. Saat ini kami terus lakukan pembangunan konstruksi," kata Humas PT Wijaya Karya (Wika) pelaksana Tol Gempol-Pasuruan seksi IIIa, Veri Santoso, kepada detikcom, Kamis (30/8/2018).

Menurut Veri saat ini pihaknya memasang girder jembatan dan boks untuk underpass dan over pass di beberapa lokasi.


"Girder jembatan di jalan nasional Jalan Pohjentrek sudah terpasang. Setelah ini akan dipasang girder di jembatan lainnya seperti di Jalan KH Mansyur. Pengerjaan boks di Kelurahan Sekargadung juga dikebut," terangnya.

Veri mengungkapkan hampir seluruh lahan untuk tol ini sudah bebas. Hanya terdapat lahan milik pemerintah yang masih dalam proses pembebasan.

"Lahan sudah tak ada masalah. Kalau lahan Pemkot (Pasuruan) kami sudah ada surat persetujuan untuk pengerjaan," pungkas Veri.


Tol Gempol-Pasuruan seksi IIIa merupakan bagian dari tol Gempol-Pasuruan. Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 34,15 km dibagi 3 seksi.

Dua seksi yang yang dikerjakan Jasa Marga Tol Gempol-Pasuruan telah beroperasi yaitu Seksi I (Gempol Junction-Rembang) sepanjang 13,9 Km, beroperasi sejak tahun 2017 dan Seksi II (Rembang-Pasuruan) sepanjang 6,6 Km yang telah diresmikan pada 22 Juni 2018. Sedangkan Seksi III (Pasuruan-Grati) yang dikerjakan Wika dalam tahap konstruksi. Seksi III dibagi dalam dua termin yakni a dan b.

Jalan Tol Gempol-Pasuruan akan menjadi bagian yang menghubungkan kota utama di Jawa Timur yaitu Surabaya-Banyuwangi. Ruas Jalan Tol Gempol-Pasuruan memiliki nilai strategis bagi kelancaran arus transportasi barang dan jasa serta diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa. (fat/fat)