detikNews
Selasa 28 Agustus 2018, 13:05 WIB

Struktur Bata di Pasuruan Dipastikan Situs Peninggalan Kerajaan

Muhajir Arifin - detikNews
Struktur Bata di Pasuruan Dipastikan Situs Peninggalan Kerajaan Susunan batu kuno yang lokasinya telah disterilkan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Mojokerto memastikan struktur bata kuno yang ditemukam di sawah warga Dusun Kalongan, Desa Candiwates, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, merupakan situs purbakala. Tatanan bata tersebut diduga saluran air tertutup peninggalan kerajaaan.

"Kami sudah melakukan penelitian dan kajian. Sudah seratus 100 persen bangunan ini situs purbakala. Saluran air tertutup di zaman kerajaan," kata peneliti BPCB Mojokerto, Nugroho Harjo Lukito, Selasa (28/8/2019).

Nugroho belum memastikan saluran air kuno tersebut peninggalan kerajaan Majapahit atau Singosari. "Untuk memastikannya diperlukan pengkajian dan pendalaman," imbuhnya.

Meski demikian berdasarkan lokasinya, temuan struktur bata tersebut lebih dekat dengan Candi Jawi, yang merupakan peninggalan Kerajaan Singosari.


"Yang terpenting akan dilakukan upaya penyelamatan dulu. Akan dijadwalkan dulu kapan waktunya," tandas Nugroho.

Tim BPCB Mojokerto terdiri dari tiga orang mendatangi lokasi temuan struktur batu bata di sawah warga setelah menerima laporan warga.

"Sementara kami sterilisasi dulu. Jangan sampai ada aktivitas agar tak rusak," pungkasnya.

Seperti diberitakan, sebuah struktur batu bata ditemukan Prawoto (50) saat ia menggali tanah untuk saluran irigasi tanamannya, Senin (20/8). Saat ia menggali hingga kedalaman 80 centi meter tiba-tiba mata cangkul mengenai benda keras. Saat digali ternyata batu bata.


Awalnya ia menyangka hanya ada satu batu bata. Namun ternyata banyak terdapat batu bata membentuk struktur bangunan memanjang.

Batu bata tersebut lebih besar dari batu bata yang biasa digunakan saat ini dengan panjang 35 centi meter dan lebar 20 centi meter. Para tetangga kemudian memintanya melaporkannya ke aparat desa kemudian dilanjutkan ke BPCB.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com