DetikNews
Senin 20 Agustus 2018, 20:48 WIB

Miras Oplosan yang Tewaskan 3 Orang di Gresik Dibeli Via Online

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Miras Oplosan yang Tewaskan 3 Orang di Gresik Dibeli Via Online Foto: Deni Prastyo Utomo
Gresik - Penjual miras oplosan yang menewaskan tiga orang pasca pesta miras di Gresik akhir pekan lalu berhasil ditangkap. Belakangan diketahui jika korban membeli miras dari tersangka secara online.

Kepada polisi, tersangka atas nama Petrus Roy Bernardo (36) mengaku melakukan transaksi dengan saksi sebanyak 30 liter.

"Dari hasil pemeriksaan, saksi membeli melalui handphone sebanyak 30 liter," ungkap Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro kepada wartawan di Halaman Mapolres Gresik, Senin (20/8/2018).


Transaksi dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2018 silam, dan 30 liter miras oplosan tersebut dijual kepada saksi dengan harga Rp 1 juta.

"Dari pengakuan tersangka perliternya dihargai Rp 40 ribu. Jika pembelian di atas 30 liter mendapatkan diskon. Ia juga tidak tahu siapa pemesannya, yang jelas dari Gresik," ujar Wahyu.

Setelah deal, tersangka dan saksi membuat janji temu untuk bertransaksi di depan salah satu mal di kawasan Surabaya barat. Tersangka mengantar miras oplosan itu dengan membawa mobil bernopol L 1859 TH dari rumahnya yang berada di Jalan Genteng Besar Surabaya.

"Sekali transaksi, pelaku untung Rp 500 ribu," tambah Wahyu.


Sementara itu, tersangka mengaku baru pertama kali meracik sekaligus menjual miras oplosan jenis Vodka tersebut.

"Baru pertama kali. Iseng-iseng, kemudian saya pasarkan lewat WhatsApp. Baru kali ini jual untung Rp 500 ribu," ungkap Petrus.


Tersangka menambahkan sebelum dijual, ia mencoba sendiri racikan miras oplosan tersebut dan merasa aman-aman saja.

"Sudah saya coba aman-aman saja. Sekarang kapok sekali ini saja sudah cukup," tandasnya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed