DetikNews
Senin 20 Agustus 2018, 15:35 WIB

Semburan Gas di Ngawi Makin Besar, Pemilik Rumah Was-was

Sugeng Harianto - detikNews
Semburan Gas di Ngawi Makin Besar, Pemilik Rumah Was-was Gas dari sumur Muhajir digunakan untuk masak (Foto: Sugeng Harianto)
Ngawi - Gas di sumur bor milik Muhajir masih menyembur. Bahkan sembura itu makin besar. Aroma gasnya makin terasa dan apinya semakin membesar saat disulut.

"Masih ini aroma gasnya seperti meningkat. Tambah besar ini apinya kalau saya sulut buat masak," kata Muhajir kepada detikcom di rumahnya di Dusun Karasan, Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Ngawi, Senin (20/8/2018).

Muhajir mengatakan semakin besarnya semburan gas itu membuat keluarganya semakin khawatir. Kebetulan sumur itu berada di dalam kamar sehingga gas yang menyembur terasa pekat.


"Ini malah besar lho, apinya dua kali lipat. Saya khawatir uap gas ini bisa membuat pingsan kalau dihirup. Udara di ruangan rumah saya jadi panas. Takutnya kalau bocor waktu tidur dan dihirup, bisa pingsan nanti," kata pria 52 tahun ini.

Muhajir menyebut bahwa belum ada upaya dari Pemkab Ngawi untuk mengambil langkah. Dirinya juga belum mendapat kabar hasil penelitian yang dilakukan Dinas ESDM Propinsi Jatim.


"Belum ada upaya pemkab. Baru sekali pihak ESDM mampir ke sini bawa air. Hasilnya apa saya juga belum tahu," lanjut Muhajir.

Munculnya gas itu diketahui hari Minggu (5/8) bersamaan dengan munculnya semburan air setinggi 30 meter di Desa Sidolaju Kecamatan Widodaren yang sudah berhenti, Minggu (12/8) pagi. Saat itu anak bungsunya Huda Khoirul Rizikin (12) yang usai salat magrib ingin ganti baju di bekas kamar yang ada sumurnya itu. Kini gas tersebut dimanfaatkan untuk memasak keluarga Muhajir.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed